Jurnalzone.id – Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, Zhipu, berencana merilis model open-source terbarunya, GLM-4.5, pada hari ini, Senin (28/7). Langkah strategis ini diambil di tengah laporan bahwa perusahaan yang kini bernama Z.ai tersebut sedang mempertimbangkan untuk memindahkan rencana penawaran umum perdana (IPO) ke bursa Hong Kong.
Dilansir dari Bloomberg News, Zhipu dilaporkan tengah bekerja sama dengan sejumlah penasihat keuangan untuk potensi IPO yang dapat menghimpun dana sekitar US$300 juta. Perusahaan yang didukung oleh raksasa teknologi seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan Tencent Holdings Ltd. ini sebelumnya disebut berencana melantai di bursa daratan China, namun kini mempertimbangkan Hong Kong sebagai alternatif.
Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, perilisan model GLM-4.5 bertujuan untuk memperkuat posisi kompetitif Zhipu di pasar AI global. Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan komentar resmi terkait pengembangan ini.
Langkah Zhipu untuk merilis model open-source ini sejalan dengan tren di antara perusahaan AI China lainnya. Sebelumnya, perusahaan seperti Moonshot telah meluncurkan model Kimi K2 dan StepFun juga merilis versi non-propietari dari model penalaran terbarunya.