Xiaomi YU7 Max Crystal Purple Meluncur Penjualan Kalahkan Tesla Model Y

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Xiaomi YU7 Max Crystal Purple

www.jurnalzone.id/Xiaomi secara resmi meluncurkan SUV YU7 Max edisi khusus dengan cat custom “Crystal Purple” serta memperkenalkan peningkatan sistem bantuan pengemudi (HAD) di ajang Guangzhou Auto Show 2025. Peluncuran varian mewah ini bertepatan dengan pencapaian gemilang Xiaomi yang mencatatkan penjualan ritel melampaui Tesla Model Y di pasar domestik China pada bulan Oktober lalu.

Berdasarkan data China Passenger Car Association (CPCA), Xiaomi mencatat penjualan ritel kendaraan energi baru sebanyak 48.654 unit pada Oktober 2025, di mana model YU7 menyumbang angka grosir sebesar 33.662 unit.

Analisis independen dari ECC Intelligence Bureau menyebutkan bahwa angka tersebut berhasil mengungguli pengiriman domestik Tesla Model Y pada periode yang sama, mengukuhkan posisi Xiaomi sebagai salah satu pemain utama kendaraan listrik (EV).

Kustomisasi Mewah dan Performa Tinggi

Dilansir dari Auto-home, edisi “Crystal Purple” ini merupakan bagian dari program layanan cat khusus yang menawarkan 100 warna unik dengan biaya mulai dari 11.000 yuan (sekitar Rp24 juta). Selain warna premium, pembeli dapat memilih velg khusus, kaliper rem Brembo berwarna, hingga emblem eksklusif dengan sentuhan emas 24 karat atau serat karbon emas.

Di sektor dapur pacu, YU7 Max dibangun di atas arsitektur tegangan tinggi 800V silikon-karbida. Varian tertinggi 4WD dual-motor mampu menghasilkan tenaga hingga 508 kW dan torsi 866 Nm, yang memungkinkannya melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,23 detik.

Baterai ternary-lithium 101,7 kWh yang diusungnya menawarkan jangkauan hingga 760 km (CLTC) dan mendukung pengisian daya super cepat 5.2C.

Peningkatan Fitur Keselamatan (HAD)

Selain estetika, Xiaomi juga mengumumkan pembaruan signifikan pada fitur keselamatan melalui Xiaomi HAD Enhanced yang akan dirilis via Over-The-Air (OTA) HyperOS 1.11.

“Sistem ini mencakup pengereman darurat otomatis kecepatan rendah (LAEB/RAEB) yang beroperasi pada kecepatan 1-10 km/jam untuk maju dan 1-30 km/jam saat mundur. Fitur ini dirancang untuk mendeteksi pejalan kaki, kendaraan, atau roda dua dan secara otomatis melakukan intervensi jika risiko tabrakan dinilai tinggi namun pengemudi gagal bertindak,” bunyi keterangan resmi terkait pembaruan tersebut.

Selain itu, sistem ini kini mampu mengenali rintangan statis seperti dinding dan pilar. Fitur Mis-Acceleration Inhibition (MAI) juga turut disematkan untuk mencegah kecelakaan akibat salah injak pedal gas saat parkir mundur.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini