JURNALZONE.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) secara resmi mengumumkan kelanjutan proses seleksi program Project Management Office (PMO) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setelah mengalami kendala pada tahap administrasi dan tes daring. Melalui pernyataan yang dirilis di Jakarta pada Kamis (18/9/2025), kementerian memastikan bahwa proses rekrutmen terhadap 71.247 pendaftar akan tetap berjalan dengan menggandeng penyelenggara baru yang lebih profesional dan transparan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas adanya permasalahan teknis yang terjadi pada seleksi sebelumnya. Dilansir dari laman media sosial resmi kementerian, pihak Kemenkop menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta atau yang disebut #SobatKop. Keputusan untuk mengganti penyelenggara bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih baik bagi puluhan ribu pendaftar dalam mempersiapkan diri dan menjamin integritas seluruh rangkaian seleksi.
“Kami berkomitmen menjaga seleksi ini adil, transparan, dan berkualitas demi terwujudnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tangguh dan berdaya saing,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa kementerian berupaya keras untuk menjaga kualitas dan objektivitas rekrutmen. Pendekatan baru ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola program strategis Koperasi Merah Putih, yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah saat ini dalam rangka membangkitkan ekosistem koperasi di tingkat desa dan kelurahan secara nasional.
Berikut postingannya.







