JURNALZONE.ID – Vivo resmi meluncurkan seri flagship terbarunya, Vivo X300 dan X300 Pro, ke pasar internasional pada awal November 2025. Peluncuran global ini dilakukan hanya dua minggu setelah debut awalnya di Cina.
Langkah ini menandai momen penting bagi perusahaan, karena untuk pertama kalinya Vivo membawa sistem operasi internal mereka, OriginOS, ke luar pasar domestik Cina.
Debut Global OriginOS
Dilansir dari The Verge, peluncuran ini mengakhiri era Funtouch OS untuk pengguna internasional Vivo. Funtouch OS selama ini dikenal dengan desain yang lebih sederhana, namun sering dikritik karena memiliki fitur terbatas dan cukup banyak bloatware.
OriginOS, yang pertama kali diperkenalkan pada November 2020 dan kini telah mencapai versi 6.0, hadir sebagai pengganti. Sistem operasi baru ini menawarkan antarmuka pengguna (UI) yang diklaim lebih halus, lebih berwarna, dan kaya fitur.
Versi terbaru ini dilaporkan membawa pembaruan signifikan, termasuk layar kunci yang lebih fleksibel dengan efek kedalaman, widget dasar, dan desain Dynamic Glow.
Fokus Kamera dan Baterai
Seri X300 menempatkan teknologi baterai dan kemampuan fotografi sebagai nilai jual utama. Model Vivo X300 dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 6.040 mAh. Sementara itu, model X300 Pro mendapatkan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar, yakni 6.510 mAh.
Di sektor fotografi, Vivo X300 Pro menonjol berkat penyematan kamera telefoto 200 MP. Menariknya, kedua model—baik X300 maupun X300 Pro—telah mendukung penggunaan extender telefoto Zeiss 2,35x, sebuah fitur yang pertama kali diperkenalkan pada seri X200 Ultra sebelumnya.
Rumor Spesifikasi Vivo X300 Ultra
Di samping peluncuran resmi X300 dan X300 Pro, rumor mengenai model tertinggi, Vivo X300 Ultra, juga beredar kencang di internet. Bocoran spesifikasi menyebutkan bahwa X300 Ultra akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan berjalan di atas sistem operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.
Dari segi tampilan, perangkat ini diperkirakan mengusung layar OLED 6,8 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate 120Hz. Konfigurasi kamera X300 Ultra diprediksi mencakup kamera utama 200 MP (Sony IMX90E), kamera ultra-wide 50 MP (LYT-828), dan kamera telefoto periskop 200 MP (Samsung HPB). Untuk kebutuhan selfie, kabarnya akan terpasang kamera 50 MP dengan autofocus.
Hingga saat ini, informasi mengenai kapasitas baterai dan kemampuan pengisian daya X300 Ultra masih belum terungkap.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Untuk fase awal peluncuran global, Vivo menargetkan sejumlah negara di kawasan Eropa. Pasar yang dituju mencakup Austria, Spanyol, Polandia, Hungaria, Republik Ceko, dan Italia.
Harga Vivo X300 series dilaporkan mulai sekitar Rp 17,7 juta untuk model standar, dan sekitar Rp 23,6 juta untuk model X300 Pro di pasar Eropa.



