Vivo X300 Pro Sabet Posisi Kedua Kamera Terbaik Dunia Versi DxOMark

Vivo X300 Pro Sabet Posisi Kedua Kamera Terbaik Dunia Versi DxOMark

JURNALZONE.IDVivo X300 Pro secara resmi menduduki peringkat kedua sebagai smartphone dengan kamera terbaik di dunia menurut penilaian terbaru DxOMark yang dirilis pada Kamis (2/1/2026). Keberhasilan ini menempatkan perangkat flagship Vivo tersebut tepat di bawah Huawei Pura 80 Ultra, sekaligus melampaui rival beratnya seperti Apple iPhone 17 Pro dan Oppo Find X8 Ultra.

Pencapaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Vivo dalam pengujian DxOMark, melampaui seri sebelumnya, Vivo X200 Ultra, yang hanya mampu bertahan di jajaran lima besar. Berdasarkan laporan tersebut, lompatan performa ini dipicu oleh optimalisasi kecerdasan buatan (AI) dan peningkatan pada sektor pemrosesan video.

Dominasi Kualitas Video Android dan Peringkat Global

Dalam hasil pengujian terperinci, Vivo X300 Pro mencatatkan skor fotografi sebesar 171 poin. Meski angka foto statisnya sedikit di bawah Vivo X200 Ultra, perangkat ini menunjukkan peningkatan masif pada sektor perekaman video dengan raihan 169 poin.

Skor ini mengukuhkan Vivo X300 Pro sebagai ponsel Android dengan kualitas video terbaik yang pernah diuji oleh DxOMark hingga saat ini.

Di pasar global, hanya iPhone 17 Pro yang masih memegang skor video lebih tinggi, menjadikan X300 Pro sebagai pilihan utama bagi pengguna non-Apple yang mengutamakan kebutuhan videografi profesional.

Keunggulan Fitur Telefoto dan Akurasi Visual

DxOMark menyoroti performa impresif Vivo X300 Pro pada aspek kamera telefoto, kemampuan zoom jarak jauh, serta efek bokeh yang sangat mendalam.

Dalam kondisi cahaya rendah (low light), perangkat ini mampu menjaga stabilitas eksposur dengan dynamic range yang luas serta akurasi white balance yang presisi. Selain itu, reproduksi warna kulit pada hasil foto maupun video terlihat sangat alami.

Fitur stabilisasi videonya juga mendapat pujian tinggi, menjadikannya perangkat yang sangat andal untuk pengambilan konten sinematik maupun vlogging saat bergerak. Hal ini tidak lepas dari strategi Vivo yang fokus pada pengembangan Image Signal Processor (ISP) internal dalam beberapa tahun terakhir.

Catatan Evaluasi pada Sektor HDR dan Ultra-Wide

Walaupun mencatat skor hampir sempurna, DxOMark tetap memberikan catatan evaluasi untuk beberapa area. Beberapa skenario pengambilan gambar HDR dilaporkan mengalami kendala pada aspek kontras.

Selain itu, lensa ultra-wide dinilai memiliki sudut pandang yang relatif sempit dibandingkan kompetitor, disertai munculnya artefak visual seperti ghosting dan color fringing pada kondisi tertentu.

Pada pemotretan minim cahaya, sistem terkadang melakukan pemrosesan yang terlalu agresif sehingga warna kulit subjek gelap tampak lebih terang dari aslinya. Namun, kekurangan ini dinilai tidak mengurangi dominasi keseluruhan Vivo X300 Pro di kancah smartphone fotografi kelas atas.