Sekuel Dirty Vote kali ini membuka dan membaca kartu-kartu politik oligarki yang selama ini tersembunyi di balik panggung kekuasaan. Yang memperlihatkan bagaimana sistem politik kita perlahan dibajak, diatur sedemikian rupa agar selalu menguntungkan kelompok yang sama. Dari aturan, lembaga, hingga uang negara. Semuanya menjadi alat untuk mempertahankan kendali.
Sutradara Dirty Vote O3, Dandhy Dwi Laksono, berujar film ini berupaya untuk membaca arah politik Prabowo dan Gibran pada masa mendatang.
“Jadi ini cerita tentang bagaimana rezim Prabowo mengakumulasi kekuatan politik, ekonomi, menguasai parlemen, dan mengkonsolidasikan peraturan-peraturan perundungan untuk memperkuat rezimnya,” kata Dandhy ketika dihubungi pada Ahad, 19 Oktober 2025.