Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia harus puas membawa pulang medali perak pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand tahun 2025. Sempat memimpin di partai pembuka, skuad Merah Putih akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor agregat 1-3 dalam laga final yang berlangsung di Bangkok. Kekalahan di tiga partai berturut-turut setelah kemenangan awal memastikan emas melayang ke tangan tim Gajah Putih.
Putri Kusuma Wardani vs Pornpawee Chochuwong
Indonesia membuka asa dengan sangat baik melalui tunggal putri pertama (WS1), Putri Kusuma Wardani. Menghadapi Pornpawee Chochuwong, Putri KW tampil dengan semangat juang tinggi dan berhasil menyumbangkan poin perdana bagi Merah Putih lewat pertarungan rubber game.
Putri mendominasi total di gim pertama dengan skor telak 21-8. Meski sempat kehilangan ritme dan kalah 13-21 di gim kedua, ia kembali bangkit di gim penentuan. Kemenangan 21-16 berhasil dikunci, membawa Indonesia unggul sementara 1-0 atas Thailand.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Benyapa/Supissara
Pada partai kedua nomor ganda putri (WD1), pasangan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum berhadapan dengan Benyapa Aimsaard dan Supissara Paewsampran. Laga ini menjadi titik balik bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Pertandingan berlangsung sengit dalam tiga gim. Rachel/Febi kalah 18-21 di gim pertama, namun berhasil membalas dengan meyakinkan 21-11 di gim kedua. Sayangnya, di gim penentuan yang krusial, pasangan Indonesia harus menyerah 18-21. Hasil ini membuat skor besar menjadi imbang 1-1.
Gregoria Mariska Tunjung vs Ratchanok Intanon
Memasuki partai ketiga (WS2), Gregoria Mariska Tunjung turun menghadapi bintang utama Thailand, Ratchanok Intanon. Dalam laga ini, Gregoria tampak kesulitan meladeni permainan taktis lawan dan belum mampu menyumbang poin.
Berdasarkan papan skor, Gregoria kalah dua gim langsung. Ia tertinggal jauh 7-21 di gim pertama dan berusaha memberikan perlawanan lebih di gim kedua meski akhirnya kalah 15-21. Kekalahan ini membuat Indonesia berbalik tertinggal 1-2 dari tuan rumah.
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Ornnicha/Jhenicha
Nasib tim Indonesia ditentukan pada partai keempat (WD2). Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari memikul beban berat untuk menahan laju Thailand, berhadapan dengan Ornnicha Jongsathapornparn dan Jhenicha Sudjaipraparat.
Pasangan Indonesia memberikan perlawanan yang sangat ketat di kedua gim, namun dewi fortuna belum berpihak. Mereka kalah straight game dengan skor tipis 19-21 dan 18-21. Hasil tersebut memastikan kemenangan Thailand menjadi 3-1 sekaligus mengunci medali emas, menempatkan Indonesia di podium kedua.





