Jurnalzone.id – Hari Pemuda Internasional atau International Youth Day (IYD) akan kembali diperingati secara global pada 12 Agustus 2025 mendatang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan tema untuk perayaan tahun ini, yang berfokus pada peran krusial generasi muda dalam pembangunan. Peringatan ini bertujuan untuk menghargai kontribusi pemuda sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap berbagai tantangan yang mereka hadapi di seluruh dunia.
Tema 2025: Aksi Lokal untuk Tujuan Global
Untuk perayaan tahun 2025, Hari Pemuda Internasional mengusung tema “Aksi Pemuda di Tingkat Lokal untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Dikutip dari situs resmi UN Indonesia, tema ini memiliki makna mendalam bahwa perubahan secara global diawali dengan aksi nyata dari para pemuda yang merupakan agen perubahan di komunitasnya masing-masing.
Melalui tema ini, PBB menegaskan bahwa pemuda tidak hanya bertindak sebagai generasi penerus di masa depan, melainkan juga menjadi penggagas dan mitra strategis pada saat ini. “Para pemuda di seluruh dunia diharapkan dapat menjadi seorang inovator yang handal, pengambil keputusan yang visioner, dan mitra strategis untuk merealisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” demikian bunyi seruan dalam rilis tersebut.
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa pemuda diharapkan terlibat aktif dalam pembangunan berkelanjutan, menyuarakan perdamaian, dan memperjuangkan keadilan sosial.
Sejarah dan Tujuan Peringatan
Hari Pemuda Internasional pertama kali dirayakan pada 12 Agustus 2000 setelah ditetapkan oleh PBB. Tujuan utamanya adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi yang diberikan oleh kaum muda dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, pengembangan masyarakat, lingkungan, hingga menjadi relawan dalam berbagai proyek sosial.
Selain sebagai perayaan, IYD juga menjadi momen untuk menyoroti masalah-masalah krusial yang masih dihadapi pemuda secara global. PBB menyatakan bahwa isu seperti kemiskinan dan rendahnya keterampilan dasar membaca dan matematika di kalangan anak-anak masih menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, peringatan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendorong pencarian solusi atas masalah tersebut.
Ragam Cara Merayakan
Peringatan Hari Pemuda Internasional dapat dirayakan dengan berbagai cara yang memberdayakan. Beberapa kegiatan yang dianjurkan antara lain menggelar forum pemuda untuk menyuarakan pendapat dan membahas isu penting dengan melibatkan pejabat lokal serta tokoh masyarakat.
Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk mendukung kaum muda dengan menjadi relawan di organisasi kepemudaan, mengadakan pertunjukan bakat, atau memfasilitasi inisiatif yang diprakarsai pemuda, seperti kegiatan bakti sosial dan kampanye kebersihan lingkungan. Isu kesehatan mental, yang sangat krusial bagi pemuda saat ini, juga didorong untuk diangkat melalui lokakarya atau webinar edukatif.