JURNALZONE.ID – Sumsel United telah membulatkan tekad untuk melakoni laga tandang krusial melawan Persekat Tegal dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26. Tim berjuluk Laskar Juaro ini memboyong 22 pemain terbaiknya ke Tegal demi meraih poin maksimal di pekan ke-14 kompetisi Liga 2.
Pertandingan penting tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 03/01/2026, pukul 15.30 WIB, di Stadion Trisanja, Tegal. Rombongan tim telah bertolak lebih awal dari Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) pada Kamis, 01/01/2026, pagi melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Persiapan Optimal dan Kondisi Skuad Terkini
Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, menjelaskan bahwa keberangkatan tim lebih awal memiliki tujuan strategis. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh pemain memiliki waktu istirahat yang cukup dan kondisi fisik yang prima sebelum menghadapi pertandingan berat.
Manajemen tim menegaskan bahwa mayoritas skuad siap tempur untuk mencuri poin di kandang lawan. Kesiapan ini menjadi modal penting untuk mendongkrak posisi Sumsel United di klasemen sementara Liga 2 dan menjaga asa di kompetisi.
Skuad Inti dan Pemain yang Absen
Meskipun demikian, Sumsel United dipastikan tampil tanpa dua pilar utamanya dalam laga kali ini. Dicky Agung dan Izmy Hatue harus menepi karena masih dalam proses pemulihan akibat masalah kesehatan.
Nilmaizar tetap optimistis dengan kondisi tim secara keseluruhan, meskipun ada beberapa pemain yang absen. Ia berharap kedua pemain tersebut dapat segera pulih dan kembali memperkuat tim di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Tim medis bekerja keras memastikan pemulihan Dicky Agung dan Izmy Hatue dapat berjalan lancar sesuai jadwal. Kehadiran mereka tentu sangat dibutuhkan untuk melengkapi komposisi tim di sisa musim kompetisi ini yang padat.
Ambisi Mencuri Poin dan Dukungan Suporter
Laga kontra Persekat Tegal memiliki makna penting bagi Sumsel United dalam menentukan arah perjalanan mereka di musim ini. Nilmaizar menitipkan pesan khusus kepada seluruh pendukung Laskar Juaro agar memberikan suntikan semangat.
Pelatih asal Sumatera Barat tersebut sangat mengharapkan doa restu dari masyarakat Sumsel dapat menjadi motivasi tambahan bagi anak asuhnya. Dukungan moral dari suporter diyakini akan memberikan dampak positif pada performa tim di lapangan.
“Kami membawa 22 pemain ke Tegal untuk menghadapi Persekat, ini pertandingan yang sangat penting bagi tim,” ujar Nilmaizar. “Kami berharap doa dan dukungan dari masyarakat Sumatera Selatan, fans, dan seluruh suporter, semoga kami bisa meraih hasil maksimal.”
Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme tinggi dari tim pelatih dan manajemen bahwa dukungan suporter akan berperan besar. Motivasi ini diharapkan bisa diterjemahkan menjadi penampilan gemilang di markas lawan.
Strategi Tim dan Pemain Kunci
Untuk membongkar pertahanan lawan yang solid, Sumsel United akan mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan peluang dan mencetak gol krusial.
Nama-nama seperti Bayu Gatra di lini depan serta legiun asing Diego Dall’Oca di lini tengah menjadi tumpuan harapan tim. Pengalaman dan kualitas mereka diharapkan dapat memberikan perbedaan signifikan dalam menguasai jalannya pertandingan dan meraih kemenangan.



