Suku Bunga Turun, Bursa Saham AS Ditutup Merosot

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Bursa Saham AS Justru Ditutup Merosot

JURNALZONE.ID – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/9) waktu setempat, atau Kamis (18/9) pagi WIB. Pelemahan ini terjadi setelah investor merespons keputusan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang memangkas suku bunga acuan namun disertai pernyataan yang menyoroti pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih tinggi.

Indeks S&P 500 tercatat turun 0,1%, dengan tekanan utama datang dari sektor teknologi informasi, barang konsumsi diskresioner, dan layanan komunikasi. Sementara itu, indeks berbasis teknologi Nasdaq 100 juga terkoreksi sebesar 0,2%, meskipun berhasil memangkas kerugian yang lebih dalam yang sempat mencapai 1,1% di pertengahan sesi perdagangan.

Reaksi negatif pasar muncul setelah pejabat The Fed secara resmi memangkas target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin ke kisaran 4% hingga 4,25%. Namun, dalam pidato usai rapat, Gubernur The Fed Jerome Powell menekankan adanya sinyal pelemahan di pasar tenaga kerja seraya mengakui bahwa laju inflasi masih berada di atas target bank sentral.

“Tidak ada jalur yang bebas risiko,” kata Powell, menyebut pemotongan tersebut sebagai “pemotongan berlandaskan manajemen risiko.” Ia juga menambahkan, “Kami berada dalam situasi rapat demi rapat.”

Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa kebijakan The Fed ke depan tidak memiliki jalur yang pasti dan akan sangat bergantung pada data ekonomi yang masuk. Hal ini menimbulkan ketidakpastian di kalangan investor, yang membuat fokus pasar beralih dari berita pemangkasan suku bunga ke kekhawatiran terhadap prospek ekonomi AS yang melambat.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini