Samsung kian dekat dengan jadwal peluncuran lini ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26, yang kini mulai menampakkan jejak digitalnya. Varian Samsung Galaxy S26 Plus baru saja terdeteksi muncul di situs pengujian performa, Geekbench, yang memberikan gambaran awal mengenai spesifikasi teknis perangkat tersebut. Temuan ini melibatkan perangkat dengan nomor model SM-S947N yang diyakini sebagai unit untuk pasar Korea Selatan, menandakan proses pengembangan telah memasuki fase krusial sebelum rilis resmi.
Capaian Skor Uji Coba Sintetis
Informasi paling vital yang didapatkan dari daftar Geekbench tersebut adalah rincian kemampuan pemrosesan yang dihasilkan oleh dapur pacu perangkat. Berdasarkan data teknis yang terekam, Galaxy S26 Plus dipastikan mengadopsi prosesor anyar Samsung, yakni Exynos 2600.
“Dalam pengujian performa sintetis, perangkat ini mencatat skor 3.314 poin pada uji single-core dan 11.450 poin pada uji multi-core,” tulis laporan hasil pengujian di Geekbench.
Dari hasil pengujian tersebut, dapat dijelaskan bahwa angka yang diraih menunjukkan lonjakan kinerja yang cukup masif dibandingkan seri terdahulu. Skor ini mengindikasikan bahwa perangkat memiliki kapabilitas tinggi untuk menangani beban kerja berat, mulai dari multitasking intensif hingga menjalankan aplikasi yang menuntut daya komputasi besar, meskipun hasil ini masih berbasis pada unit pra-produksi.
Teknologi Fabrikasi dan Memori
Peningkatan performa ini tidak lepas dari teknologi manufaktur yang diterapkan pada chipset Exynos 2600. Prosesor ini kabarnya diproduksi menggunakan fabrikasi 2 nanometer, sebuah teknologi canggih yang dirancang untuk memaksimalkan efisiensi energi sekaligus mendongkrak kecepatan operasional secara keseluruhan.
Daftar Geekbench turut mengungkap spesifikasi pendukung lainnya yang tak kalah penting. Samsung Galaxy S26 Plus tercatat membawa kapasitas RAM sebesar 12 GB dan berjalan di atas sistem operasi Android 16. Kombinasi spesifikasi ini dipersiapkan untuk menyokong fitur kecerdasan buatan (Agentic AI) dan memastikan kelancaran antarmuka pengguna.
Strategi Diferensiasi Chipset
Samsung diprediksi tetap mempertahankan strategi pembagian wilayah untuk penggunaan chipset pada seri Galaxy S26. Varian standar dan Plus kemungkinan besar akan menggunakan Exynos 2600 di beberapa pasar global, sementara varian tertinggi akan memiliki perlakuan berbeda.
Model Galaxy S26 Ultra dikabarkan akan mengandalkan performa dari Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Penggunaan chip ini diproyeksikan khusus untuk pasar prioritas seperti Amerika Serikat, menawarkan opsi performa tertinggi bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi “rata kanan”.
Estimasi Jadwal Rilis
Berdasarkan bocoran lini masa yang beredar, keluarga Galaxy S26 diperkirakan akan diperkenalkan kepada publik pada tanggal 25 Februari mendatang. Sementara itu, ketersediaan unit di pasaran diprediksi baru akan dimulai sekitar tanggal 6 Maret, meskipun Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait harga maupun tanggal pasti penjualan.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan gadget dan teknologi terbaru lainnya, silakan baca berita dengan topik inovasi Samsung di Jurnalzone.id.