Tim nasional Sepak Bola Jepang tidak hanya dikenal sebagai langganan Piala Dunia, tetapi juga pernah mencatat sejarah sebagai tuan rumah. Momen tersebut terjadi pada FIFA World Cup 2002, dan sosok di balik pencapaian bersejarah Tim Samurai Biru saat itu adalah manajer asal Prancis, Philippe Troussier.
Manajer Jepang saat mencapai 16 besar di FIFA World Cup 2002, yaitu Philippe Troussier.
Gelaran Piala Dunia 2002, yang dilaksanakan bersama Korea Selatan, menjadi salah satu penampilan terbaik Jepang di kancah dunia. Di bawah arahan Troussier, Jepang sukses menembus babak 16 besar.
Tampil Gemilang Sebagai Tuan Rumah
Berlaga di hadapan pendukung sendiri, Philippe Troussier berhasil meracik strategi yang membuat Jepang tampil gemilang sepanjang babak penyisihan grup. Mereka berhasil lolos ke fase gugur sebagai salah satu wakil Asia yang paling bersinar di turnamen tersebut.
Pencapaian menembus babak 16 besar kala itu menjadi bukti kesuksesan Troussier dalam menangani tim dan memanfaatkan status tuan rumah.
Dihentikan Turki
Langkah impresif Jepang di bawah asuhan Troussier akhirnya harus terhenti di babak 16 besar. Menghadapi Turki, Tim Samurai Biru harus mengakui keunggulan lawan.
Kekalahan tersebut dipastikan oleh gol tunggal yang dicetak oleh Umit Davala. Meski gagal melaju lebih jauh, pencapaian menembus fase gugur di Piala Dunia 2002 tetap menjadi salah satu catatan sejarah penting bagi sepak bola Jepang, dengan Philippe Troussier sebagai arsitek utamanya.



