Samsung Kembangkan Layar 185Hz di Saat Xiaomi Bertahan pada Strategi 144Hz

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Xiaomi144Hz

JURNALZONE.ID – Persaingan teknologi layar smartphone memasuki babak baru dengan laporan terkini yang menyebutkan bahwa Samsung tengah mengembangkan komponen layar dengan refresh rate mencapai 185Hz. Langkah ini menandai lonjakan signifikan dalam evolusi visual perangkat Android, di mana Samsung Display dikabarkan telah siap dengan komponen layar yang dioptimalkan untuk perangkat keras tersebut.

Fenomena ini menjadi sorotan tajam bagi pabrikan lain seperti Xiaomi yang saat ini masih bertahan dengan strategi layar 144Hz.

Evolusi di Atas 165Hz

Tren peningkatan refresh rate ini bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat layar 165Hz baru saja memasuki pasar komersial pada akhir tahun 2025 yang dipelopori oleh jenama seperti OnePlus. Meskipun awalnya ditujukan untuk segmen gaming guna mengurangi latensi, adopsi teknologi ini masih terbatas karena sebagian besar aplikasi dan antarmuka sistem belum sepenuhnya mendukung kecepatan tersebut secara optimal.

Namun, Samsung tampaknya ingin mendobrak batasan tersebut. Berdasarkan informasi dari sumber industri rantai pasok, komponen 185Hz buatan Samsung Display diprediksi tidak akan menjadi monopoli tunggal dalam waktu lama, karena pabrikan layar asal Tiongkok diperkirakan akan segera mengikuti jejak yang sama.

“Bocoran juga mengindikasikan bahwa model flagship masa depan yang menggunakan teknologi Snapdragon generasi berikutnya mungkin akan hadir dengan refresh rate 165Hz ke atas dan resolusi 1.5K,” ungkap laporan tersebut.

Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa pergerakan ke arah 185Hz adalah rencana jangka panjang industri, bukan sekadar fase eksperimental semata.

Strategi Keseimbangan Xiaomi

Meskipun kompetitor bergerak ke angka yang lebih ekstrem, Xiaomi dinilai tidak tertinggal melainkan menerapkan kebijakan keseimbangan teknis. Perusahaan ini tetap teguh pada prioritas efisiensi energi dan stabilitas melalui teknologi layar LTPO adaptif, khususnya dalam menunjang kinerja Xiaomi HyperOS.

Secara teknis, relevansi refresh rate di atas 144Hz mulai mengalami penurunan manfaat visual (diminishing returns) bagi pengguna awam. Peningkatan visual di atas angka tersebut umumnya hanya terasa dalam situasi gaming yang sangat spesifik.

Oleh karena itu, keputusan Xiaomi untuk mengoptimalkan layar 120Hz atau 144Hz dianggap sebagai strategi konservatif yang cerdas demi menjaga daya tahan baterai ketimbang mengejar angka spesifikasi semata.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini