Sam Altman: OpenAI Ubah GPT-5 Jadi Lebih Ramah Dalam Merespons

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

sam altman ceo openai

Perusahaan riset kecerdasan buatan (AI), OpenAI, secara resmi mengumumkan pembaruan untuk model bahasa terbarunya, GPT-5, yang dirancang agar tidak lagi terasa terlalu formal. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi X perusahaan pada Sabtu (16/8) dan diperkuat oleh pernyataan CEO-nya, Sam Altman. Perubahan ini diluncurkan secara bertahap dalam satu hari sebagai respons langsung terhadap umpan balik dari para pengguna.

Dilansir dari unggahan resmi OpenAI, pembaruan ini bertujuan membuat interaksi dengan ChatGPT terasa lebih mudah didekati. “We’re making GPT-5 warmer and friendlier based on feedback that it felt too formal before. Changes are subtle, but ChatGPT should feel more approachable now,” tulis pihak OpenAI.

Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa perubahan yang dilakukan bersifat halus namun diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pengguna. Beberapa contoh sentuhan yang diberikan adalah respons seperti “Good question” atau “Great start” yang disebut sebagai sentuhan tulus dan bukan sanjungan berlebihan.

Dalam unggahan terpisah, CEO OpenAI, Sam Altman mendukung pengumuman tersebut dan memberikan sedikit bocoran mengenai arah pengembangan di masa depan. Menurutnya, solusi jangka panjang yang sedang dikerjakan adalah memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menyesuaikan gaya respons ChatGPT sesuai keinginan mereka.

“The real solution here remains letting users customize ChatGPT’s style much more. We are working that!,” ujar Altman. Hal ini mengindikasikan bahwa personalisasi AI akan menjadi salah satu fokus utama OpenAI selanjutnya.

Pembaruan ini menjadi langkah penting bagi OpenAI untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Perkembangan model bahasa besar menjadi sorotan. Ikuti analisis mendalam lainnya seputar teknologi AI hanya di Jurnalzone.id.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini