Saham GOTO Melesat Tajam Tembus Rp70 di Sesi 1

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Saham GOTO

JURNALZONE.ID – Pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menunjukkan tren positif yang mengejutkan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (8/12/2025). Hingga sesi I perdagangan sekitar pukul 11.54 WIB, saham emiten teknologi tersebut melompat signifikan sebesar 9,38 persen menembus level Rp 70 per saham, setelah sebelumnya ditutup pada harga Rp 64. Kenaikan ini terjadi di tengah ramainya isu strategis yang melibatkan lembaga Danantara Indonesia.

Dominasi Transaksi dan Aksi Beli Bersih

Berdasarkan data perdagangan, saham GOTO menjadi primadona yang paling banyak diburu oleh investor. Tercatat sebanyak 9,31 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 57.686 kali. Aktivitas transaksi yang padat ini menghasilkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai Rp 639,4 miliar hanya dalam satu sesi.

Lonjakan harga ini juga didukung oleh akumulasi pembelian yang besar. Merujuk pada data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, saham GOTO membukukan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 296,9 miliar. Angka ini menempatkan GOTO sebagai saham dengan nilai net buy tertinggi dibandingkan emiten lainnya pada sesi tersebut.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa GOTO pada pekan sebelumnya. Saham teknologi ini mendadak bangkit setelah sepanjang minggu lalu pergerakannya cenderung lesu, dengan catatan dua kali stagnan dan hanya satu kali ditutup di zona hijau.

Sentimen Danantara dan Isu Merger

Kenaikan harga saham GOTO ini tidak lepas dari sentimen berita korporasi yang melibatkan Danantara Indonesia. Lembaga tersebut dikabarkan tengah meninjau keterlibatannya dalam wacana penggabungan atau kolaborasi antara GoTo dan Grab.

Pihak Danantara Indonesia menyebutkan bahwa langkah yang diambil telah sesuai dengan arahan pemerintah. Mereka menerima masukan strategis terkait kelangsungan bisnis dalam ekosistem digital nasional.

Danantara menegaskan yang paling penting adalah fokus pada hubungan kedua bisnis atau business-to-business (B2B).

Dari pernyataan tersebut, tersirat bahwa prioritas utama saat ini adalah memperkuat sinergi operasional antarperusahaan. Danantara juga berkomitmen untuk terus meninjau proses B2B antara GoTo dan Grab serta mendukung hubungan bisnis yang terjalin di antara kedua belah pihak agar memberikan dampak positif bagi ekosistem.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini