Saham DADA Diprediksi Meroket Seiring Isu Minat Investasi Vanguard

Saham DADA

JURNALZONE.IDSaham emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjadi sorotan di pasar modal menyusul isu ketertarikan dari raksasa manajer investasi global, Vanguard Group. Kabar ini menguat seiring adanya rencana strategis dari pengendali DADA untuk melepas sebagian sahamnya demi memperbesar porsi kepemilikan publik atau free float. Langkah ini diyakini dapat mendorong harga saham secara signifikan di masa mendatang.

Peluang dan Risiko Investasi

Analis pasar modal, Rendy Yefta, pada Jumat (3/10/2025), menyatakan bahwa momentum ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor. Menurutnya, masuknya investor institusional sekaliber Vanguard dapat menjadi katalis utama kenaikan harga saham DADA.

“Momentum ini bisa menjadi titik masuk bagi investor jangka panjang. Namun perlu dicatat, strategi investasi tetap harus memperhatikan manajemen risiko,” ujar Rendy Yefta.

Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa meskipun peluang keuntungan terlihat menjanjikan, investor tetap diimbau untuk cermat dalam mengambil keputusan dan menerapkan manajemen risiko yang ketat.

Valuasi dan Target Harga

Dilansir dari berbagai sumber, ketertarikan Vanguard didasari oleh kriteria investasinya yang menyukai saham dengan likuiditas tinggi, free float besar, dan kapitalisasi pasar yang menjanjikan. DADA, yang kini berfokus pada sektor properti premium di kawasan CBD Jakarta (Sudirman–Thamrin), dinilai masih memiliki valuasi yang undervalue dibandingkan properti di kota besar Asia lainnya seperti Tokyo dan Osaka.

Sejak Agustus 2025, saham DADA telah mencatatkan kenaikan tajam dari level di bawah Rp50 menjadi Rp150 per lembar pada 2 Oktober 2025. Jika valuasi perusahaan berhasil mencapai target USD 100 miliar, dengan total 7,4 miliar lembar saham, maka harga saham DADA berpotensi menembus Rp230.000 per lembar. Perseroan juga dijadwalkan akan membagikan dividen pada 10 Oktober 2025 dan diperkirakan akan segera keluar dari daftar pemantauan khusus atau full call auction.