Saham CBRE Kembali Merah pada Perdagangan Sesi I, 17 November 2025

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Saham CBRE

Pergerakan saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) kembali berada di zona merah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (17/11/2025). Tekanan jual yang masih mendera emiten perkapalan ini membuat harga sahamnya terkoreksi, melanjutkan tren negatif yang terjadi sepanjang pekan sebelumnya.

Dinamika Perdagangan Sesi I

Berdasarkan data perdagangan terkini hingga pukul 11.59 WIB atau menjelang penutupan sesi pertama, saham CBRE parkir di level Rp 1.100 per saham. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 20 poin atau minus 1,79 persen dibandingkan harga penutupan sebelumnya.

Sebelum menyentuh level tersebut, pergerakan saham CBRE terbilang cukup fluktuatif sejak pagi. Saham ini dibuka pada level Rp 1.120 dan sempat menyentuh harga tertinggi harian di Rp 1.125. Namun, tekanan jual yang deras sempat menyeret harga jatuh cukup dalam.

Pada sekitar pukul 09.18 WIB, saham ini sempat anjlok hingga ke level terendah hariannya di Rp 1.060 atau minus 5,36 persen. Beberapa menit berselang, tepatnya pukul 09.22 WIB, harga mencoba rebound ke Rp 1.095 (-2,23 persen) sebelum akhirnya stabil di kisaran Rp 1.100 pada siang hari.

Aksi Jual dan Distribusi

Tingginya volatilitas ini tidak lepas dari aksi distribusi yang dilakukan oleh pelaku pasar. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume yang cukup padat dengan 22,5 juta saham diperdagangkan serta frekuensi transaksi sebanyak 6.054 kali. Nilai total transaksi yang terjadi mencapai Rp 24 miliar.

Mengutip data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, tekanan jual terlihat jelas dari catatan net sell.

“Saham CBRE kembali mendera aksi jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham ini mencetak net sell Rp 4,4 miliar.”

Dari data tersebut, terlihat bahwa para investor cenderung melepas kepemilikan mereka pada awal pekan ini, yang berdampak pada terkoreksinya harga saham.

Tren Bulanan vs Tahunan (YTD)

Secara tren jangka pendek, performa CBRE memang sedang dalam tekanan. Dalam sebulan terakhir, harga saham ini telah anjlok sekitar 34 persen setelah sempat melambung ke level Rp 1.800 pada penutupan 8 Oktober 2025 lalu.

Meski demikian, jika ditarik dalam periode yang lebih panjang atau Year to Date (YTD), saham CBRE masih mencatatkan kenaikan yang fantastis. Performa saham ini tercatat masih meroket hingga 5.700 persen dihitung dari harga dasarnya di Rp 19.

Berikut ringkasan data perdagangan saham CBRE per Sesi I, Senin (17/11/2025):

  • Harga Terkini (11.59 WIB): Rp 1.100 (-1,79%)
  • Harga Pembukaan: Rp 1.120
  • Harga Tertinggi: Rp 1.125
  • Harga Terendah: Rp 1.060
  • Net Sell: Rp 4,4 Miliar

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini