Laju saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan performa gemilang pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 16.14 WIB, harga saham emiten batu bara ini bertengger di posisi Rp264,00 per lembar.
Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 20,00% atau mengalami kenaikan sebanyak Rp44,00 dibandingkan harga penutupan sebelumnya di level Rp220,00. Penguatan tajam ini secara otomatis mengerek nilai kapitalisasi pasar BUMI hingga menyentuh angka Rp98,03 triliun.
Kronologi Pergerakan Harga Intraday
Pada awal sesi perdagangan, BUMI mengawali langkah (Open) di level Rp212,00 sebelum akhirnya bergerak sangat fluktuatif sepanjang hari. Memasuki pukul 09.23 WIB, harga sempat tertahan di posisi Rp230,00 dengan kenaikan 4,55% di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih terjebak di zona merah.
Selama jam perdagangan berlangsung, saham ini mencatatkan titik tertinggi (High) pada level Rp266,00 dan titik terendah (Low) di angka Rp198,00. Jika menilik ke belakang, dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, BUMI bergerak dinamis pada rentang harga Rp70,00 hingga level tertinggi Rp484,00.
Analisis Fundamental dan Sentimen Pasar
Hingga saat ini, perseroan terpantau belum mencatatkan rasio price to earnings (P/E) maupun melakukan pembagian dividen kepada para pemegang saham. Meski demikian, kepercayaan investor nampaknya masih ditopang oleh kinerja keuangan yang solid pada periode tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan Kuartal III 2025, BUMI sukses membukukan pendapatan sebesar US$359,37 juta. Perolehan tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 8,56% secara tahunan (year on year/YoY) yang menjadi katalis positif bagi pelaku pasar di tengah fluktuasi sektor komoditas global.