Riset BRIN: Tsunami Raksasa Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Bukti Geologis Tsunami Raksasa Ancam Pesisir Selatan Jawa

Jurnalzone.id – Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Purna Sulastya Putera, menyatakan bahwa tsunami raksasa terbukti pernah terjadi berulang kali di sepanjang pantai selatan Jawa. Kesimpulan ini didasarkan pada serangkaian penelitian paleotsunami sejak 2006 yang menemukan bukti-bukti geologis di berbagai lokasi. Hal tersebut diungkapkannya dalam forum Media Lounge Discussion (MELODI) di Jakarta, Rabu (6/8).

Menurut Purna, perulangan gempa besar di selatan Jawa menjadi fokus utama riset. “Hasil perhitungan matematis oleh McCaffrey itu ya, bahwa perulangan gempa besar magnitudo 9 di selatan Jawa itu adalah setiap 675 tahun sekali. Nah, itu yang ingin kita buktikan di selatan Jawa. Karena, jika terjadi gempa besar magnitudo 9, maka area yang terpatahkan itu bisa 900 kilo lebih. Dan itu artinya di seluruh selatan Jawa bisa terdampak,” ungkapnya.

Bukti geologis dari riset tersebut tersebar di banyak wilayah. Di Lebak, Banten, tim menemukan lapisan pasir kaya mikrofauna laut dan branching coral. Sementara di Adipala, Cilacap, ditemukan endapan tsunami yang mengandung radiolaria, mikrofauna laut dalam, dengan perkiraan umur 1.800 tahun. Temuan serupa juga ada di Kulonprogo, DIY, di mana tim menemukan tiga lapisan paleotsunami yang masih dianalisis lebih lanjut untuk merekonstruksi detail perulangannya.

Purna menekankan bahwa studi ini sangat krusial mengingat populasi di selatan Jawa yang terus meningkat dan diperkirakan mencapai 30 juta jiwa pada 2030 dapat terekspos risiko tsunami. Ia menegaskan bahwa hasil riset ini harus menjadi catatan penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merancang sistem mitigasi, peringatan dini, dan kebijakan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini