Kabar mengecewakan bagi para penggemar, pengembang game Rockstar Games kembali mengumumkan penundaan peluncuran Grand Theft Auto 6 (GTA 6). Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, perusahaan menetapkan jadwal rilis baru pada 19 November 2026.
Ini adalah penundaan kedua untuk game yang sangat diantisipasi tersebut, yang sebelumnya dijadwalkan rilis pada Mei 2026 setelah diundur dari rencana awal musim gugur 2025.
Alasan Penundaan dan Pernyataan Rockstar
Menurut Rockstar, penundaan ini diperlukan karena mereka membutuhkan waktu ekstra berbulan-bulan untuk menyelesaikan game dengan tingkat polesan (polish) yang “diharapkan dan pantas didapatkan” oleh para penggemar.
Dalam pernyataannya, Rockstar mengaku “mohon maaf karena menambah waktu tambahan” pada penantian panjang para penggemar dan berterima kasih atas kesabaran mereka. Perusahaan juga menyatakan “sangat bersemangat” bagi para pemain untuk segera merasakan latar permainan di Leonida—negara bagian fiksi AS yang berbasis di Florida—dan versi modern dari Vice City yang terinspirasi dari Miami.
Diwarnai Isu Perburuhan
Pengumuman penundaan ini datang di tengah kabar pemecatan 31 pekerja dari studio Rockstar di Inggris pada 30 Oktober lalu.
Dilaporkan bahwa Independent Workers’ Union of Great Britain (IWGB), serikat yang mewakili pekerja di sektor game, telah menuduh pengembang tersebut memecat staf di Inggris untuk menghentikan upaya mereka dalam membentuk serikat pekerja.
Anggota serikat dilaporkan memimpin unjuk rasa di luar kantor perusahaan di Edinburgh dan London pada hari Kamis. Perusahaan induk Rockstar, Take-Two Interactive, telah dihubungi untuk dimintai komentar terkait masalah ini.
Reputasi Perfeksionisme
Seri sebelumnya, GTA 5, dirilis pada tahun 2013 dan tercatat sebagai game terlaris kedua sepanjang masa. Meskipun berusia 12 tahun, game ini tetap sangat populer berkat mode online-nya.
Rockstar sendiri memiliki reputasi perfeksionisme dan kerap menunda peluncuran game besarnya. Judul besar mereka sebelumnya, Red Dead Redemption 2, juga mengalami penundaan sekitar satu tahun dari tanggal rilis aslinya. Meningkatnya tuntutan akan kompleksitas dan biaya pengembangan yang melonjak membuat penerbit lebih berhati-hati merilis produk yang belum selesai.
Ketika akhirnya diluncurkan, GTA 6 diperkirakan akan menjadi salah satu video game termahal yang pernah dibuat, namun juga diharapkan dapat mencetak rekor penjualan saat peluncuran.





