Ruang publik media sosial bergerak cepat merespons pemecatan Patrick Kluivert dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Kurang dari 24 jam setelah pengumuman resmi PSSI pada Kamis (16/10/2025), para netizen dan pengamat sepak bola telah menyusun daftar panjang berisi nama-nama pelatih yang dianggap layak menjadi nahkoda baru Skuad Garuda.
Diskusi yang berkembang pesat ini tidak hanya sekadar menyebut nama, tetapi juga menyoroti satu kriteria krusial: pelatih baru wajib memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola Asia. Pengalaman pahit bersama Kluivert, yang dinilai kurang memahami karakter permainan tim-tim Asia, menjadi pelajaran penting bagi para suporter.
Berdasarkan rangkuman dari berbagai unggahan, termasuk oleh akun media sosial Siaran Bola Live, berikut adalah daftar nama-nama yang menjadi rekomendasi publik.
Figur Familiar dan Berpengalaman di Asia
Kelompok ini menjadi yang paling banyak diusulkan, menunjukkan keinginan publik akan pelatih yang tidak perlu beradaptasi terlalu lama dengan kultur sepak bola Asia.
- Shin Tae-yong (STY): Mantan pelatih Timnas yang dianggap sukses membangun fondasi tim.
- Park Han Seo: Mantan pelatih Vietnam yang dikenal sangat disiplin dan bertangan dingin.
- Luis Milla: Mantan pelatih Timnas yang gaya permainannya masih dirindukan banyak penggemar.
- Jesus Casas: Mantan pelatih Irak yang sukses mengalahkan Jepang di Piala Asia. Namanya menjadi salah satu yang paling sering disebut.
- Akira Nishino: Mantan pelatih Jepang dan Thailand.
- Hajime Moriyasu: Pelatih Timnas Jepang saat ini.
- Petar Segrt: Pelatih Tajikistan yang dikenal sangat ekspresif.
Pelatih Sukses di Liga 1
Nama-nama pelatih yang telah membuktikan kualitasnya di kompetisi domestik Indonesia juga menjadi pilihan favorit karena dianggap sudah sangat paham dengan karakter pemain lokal.
- Bojan Hodak: Pelatih Persib Bandung, disebut sebagai salah satu kandidat terkuat.
- Bernardo Tavares: Arsitek di balik kesuksesan PSM Makassar.
- Rene Albert: Pelatih berpengalaman yang sudah lama malang melintang di Indonesia.
- Thomas Doll: Mantan pelatih Persija Jakarta.
- Salim Alaydrus: Salah satu nama pelatih lokal yang muncul.
- Gendut Doni: Mantan pemain nasional yang kini menjadi pelatih.
Opsi Eropa dan Nama Besar
Selain nama-nama di atas, netizen juga merekomendasikan pelatih asal Eropa dengan rekam jejak mentereng, termasuk beberapa nama yang dianggap sebagai ‘kandidat impian’.
- Giovanni Van Bronckhorst: Pelatih berdarah Indonesia yang sudah lama dikaitkan dengan Timnas.
- Dick Advokat: Pelatih veteran asal Belanda.
- Gareth Southgate: Pelatih Timnas Inggris.
- Erik Ten Hag: Pelatih Manchester United.
- Jurgen Klopp: Mantan pelatih Liverpool.
- Zinedine Zidane: Legenda sepak bola Prancis dan mantan pelatih Real Madrid.
Di tengah ramainya usulan nama, mayoritas netizen menyuarakan satu kriteria utama: pelatih baru harus memiliki pengetahuan dan pengalaman (know-how) yang mendalam tentang karakteristik sepak bola Asia. Kriteria ini muncul sebagai refleksi atas kegagalan Patrick Kluivert yang dinilai “buta” akan kekuatan dan taktik tim-tim di kawasan ini.
Hal ini tergambar dalam sebuah diskusi di media sosial
“Menurutku mungkin Jesus Casas lebih baik, dari eropa, punya pengalaman di Asia, di Piala Asia kemaren ngalahin jepang waktu megang Iraq,” tulis seorang warganet dengan akun @movietheyou.
Pendapat senada juga diungkapkan oleh pengguna lain yang menekankan pentingnya pemahaman taktik lawan.
“Yg pasti pelatihnya harus yg punya know-how sepakbola Asia sih. Jgn yg buta soal sepakbola Asia kaya PK (Patrick Kluivert). Main terbuka kok lawan raja counter attack Asia (Australia), bodoh,” cuit akun @saludosparatii.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa publik menginginkan pelatih yang tidak hanya memiliki nama besar, tetapi juga mampu meracik strategi yang adaptif terhadap lawan-lawan di level Asia.