JURNALZONE.ID – Masa depan Marcus Rashford di Camp Nou kini berada dalam ketidakpastian besar menyusul penampilan mengecewakan dalam Derby Catalan melawan Espanyol, Minggu (4/1/2026). Striker kelahiran 1997 yang diberi kesempatan tampil sebagai starter tersebut gagal memberikan dampak signifikan, hingga akhirnya ditarik keluar lapangan tak lama setelah babak kedua dimulai.
Performa minor dalam laga gengsi tersebut menjadi puncak dari tren negatif yang dialami Rashford belakangan ini. Eks pemain Manchester United itu tercatat telah gagal mencetak gol dalam delapan pertandingan La Liga secara berturut-turut, sebuah catatan statistik yang dinilai manajemen sangat mengkhawatirkan untuk penyerang sekelas dirinya.
Ancaman Batal Dipermanenkan
Penurunan performa yang drastis ini berdampak langsung pada nasib kontraknya. Manajemen Barcelona dilaporkan mulai ragu untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen Rashford di akhir musim nanti. Ketidakkonsistenan performa di lapangan dinilai menjadi faktor utama pertimbangan klub, mengingat Blaugrana membutuhkan juru gedor yang stabil dalam persaingan gelar juara.
Setelah sempat mencatatkan awal musim yang mengesankan, Rashford seolah kehilangan sentuhannya. Jika tidak ada perubahan signifikan dalam sisa laga musim ini, besar kemungkinan Rashford akan dikembalikan ke klub asalnya.
Gesekan Internal di Luar Lapangan
Situasi Rashford semakin rumit dengan adanya insiden kurang menyenangkan di luar lapangan yang melibatkan rekan setim mudanya, Roony Bardghji. Dalam sebuah acara bola basket di Barcelona yang dihadiri ketiganya, Bardghji dilaporkan melontarkan permintaan tidak pantas kepada kekasih Rashford.
Pemain muda tersebut meminta izin untuk mencium pasangan Rashford, namun permintaan tersebut langsung ditolak. Meski terjadi di luar konteks pertandingan, dinamika canggung ini menambah beban psikologis bagi Rashford yang tengah berjuang keras menemukan kembali ketajamannya di lapangan hijau.