JURNALZONE.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memproyeksikan di Jakarta bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menyentuh angka psikologis 10.000 pada tahun 2026 berkat fundamental ekonomi Indonesia yang tetap tangguh menghadapi volatilitas global.
Stabilitas Makroekonomi sebagai Fondasi Utama
Purbaya menjelaskan bahwa penguatan IHSG menuju level 10.000 didukung oleh kondisi makroekonomi domestik yang solid. Pertumbuhan ekonomi nasional yang terjaga secara konsisten di level 5 persen menjadi magnet bagi investor domestik maupun asing untuk tetap menaruh kepercayaan pada pasar modal Indonesia.
Selain itu, peningkatan daya beli masyarakat yang stabil memberikan kepastian bagi pertumbuhan kinerja emiten di Bursa Efek Indonesia.
Sentimen Suku Bunga dan Aliran Modal Asing
Sentimen positif lain yang turut menjadi pendorong adalah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global. Penurunan suku bunga acuan diharapkan mampu menekan biaya dana dan memicu arus modal masuk ke pasar berkembang.
Purbaya menilai jika stabilitas politik dan ekonomi dapat terus dipertahankan, maka target IHSG di level 10.000 pada 2026 merupakan target realistis yang mencerminkan kemajuan pasar keuangan tanah air.