PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan alokasi biaya eksplorasi sebesar Rp42,73 miliar sepanjang kuartal IV-2025. Anggaran signifikan ini difokuskan untuk menopang keberlanjutan produksi komoditas timah Perseroan.
Rinciannya, sebesar Rp22,62 miliar digunakan sebagai biaya operasional, sementara Rp20,10 miliar dialokasikan untuk belanja investasi. Dana tersebut menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang TINS dalam menjaga pasokan dan cadangan timah.
Eksplorasi Intensif di Laut dan Darat
Kegiatan eksplorasi TINS pada periode tersebut mencakup area laut dan darat. Untuk eksplorasi di laut, Perseroan melaksanakan survei batimetri serta pengeboran eksplorasi dan pandu di Perairan Bangka dan Perairan Kundur.
Dalam pelaksanaannya, TINS mengerahkan enam unit kapal bor dan empat unit ponton bor. Total meter bor yang berhasil dicapai dalam kegiatan eksplorasi laut ini mencapai 20.650,11 meter.
Sementara itu, di sektor darat, eksplorasi dilakukan di Pulau Bangka dan Belitung. Aktivitas yang dijalankan meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic, serta pengeboran eksplorasi timah aluvial dan pengeboran pandu.
Total meter pengeboran darat pada kuartal IV-2025 tercatat sebesar 13.117,55 meter, menunjukkan intensitas upaya Perseroan dalam mencari cadangan baru.





