PSIS Semarang vs Tornado FC menyajikan drama tingkat tinggi yang menguras emosi ribuan suporter Laskar Mahesa Jenar di kandang sendiri. Pertarungan krusial dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship ini berakhir dengan kemenangan meyakinkan Laskar Badai Pantura.
Sayangnya, bencana bagi tuan rumah dimulai saat Denilson dipaksa keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua menjelang jeda babak pertama. Kondisi pincang tersebut langsung dimanfaatkan oleh Gufroni Al Maruf yang mencetak gol pembuka di masa injury time menit ke-90+3.
Namun demikian, PSIS Semarang yang mencoba bangkit di babak kedua justru semakin tertekan karena kalah jumlah pemain di berbagai sisi lapangan. Kendal Tornado FC kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-58 melalui aksi Dimas Sukarno yang memanfaatkan umpan akurat Y Alkanza.
Pencapaian tim tamu kian lengkap setelah Ibnu Hajar mencetak gol ketiga sebelas menit kemudian usai menerima assist matang dari Patrick. PSIS yang terus berupaya memperkecil ketertinggalan gagal menembus rapatnya pertahanan tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.
Masalah kedisiplinan pemain menjadi catatan merah bagi pelatih Jafri Sastra setelah kekalahan memalukan 0-3 di hadapan pendukung sendiri ini. Hasil negatif ini memaksa manajemen untuk melakukan evaluasi total demi menjaga peluang di papan klasemen Liga 2 Pegadaian Championship.