JURNALZONE.ID – Nasib sial menimpa seorang pria berinisial AMR (31) yang nekat melakukan aksi pencurian di tengah musibah kebakaran yang melanda kawasan Grogol, Jakarta Barat, pada Selasa (16/12/2025). Pelaku ditangkap basah oleh warga dan korban saat hendak membawa kabur satu unit televisi ketika api sedang melalap tiga rumah tinggal di Jalan Dokter Makaliwe, RT 04 RW 07.
Kronologi Pencurian di Tengah Kepanikan
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pelaku diketahui memanfaatkan situasi panik saat warga dan petugas berjibaku memadamkan api. AMR yang sudah memantau lokasi, menyusup masuk ketika korban sedang sibuk menyelamatkan barang-barang berharga lainnya. Namun, aksi tersebut segera diketahui oleh korban yang melihat pelaku memboyong televisinya.
Terkait insiden tersebut, AKP Alexander Tengbunan memberikan keterangan resmi mengenai modus dan penangkapan pelaku.
“Seorang pelaku pencurian TV saat peristiwa kebakaran di Jalan Makaliwe 1 RT 02/07 Grogol Petamburan Jakarta Barat berinisial AMR (31) diamankan oleh warga sekitar saat kepergok oleh korban kebakaran mengangkut satu unit TV merek Polytron. Pada saat bersamaan, pelaku diketahui sudah berada di sekitar lokasi dan memantau situasi kebakaran. Ketika korban kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang, pelaku memanfaatkan situasi tersebut dengan mengambil satu unit TV milik korban.”
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa pelaku memang sengaja mencari kesempatan dalam kesempitan dengan memonitor situasi sebelum beraksi. Polisi kemudian langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mengimbau warga agar tetap waspada terhadap keamanan lingkungan meski dalam situasi darurat.
Penyebab Kebakaran dan Dampak Operasional KRL
Kebakaran yang menjadi latar peristiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 06.46 WIB. Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, menyebutkan bahwa pihaknya mengerahkan 15 unit mobil pemadam dengan 75 personel. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 08.06 WIB.
Mengenai penyebab kebakaran, Achmad Saiful Kahfi menjelaskan dugaan awal yang memicu si jago merah.
“Dugaan penyebab sementara, diduga adanya kebocoran pada tabung gas saat memasak.”
Penjelasan tersebut mengindikasikan bahwa api berasal dari aktivitas dapur warga yang mengalami gangguan teknis pada peralatan gas. Akibat kejadian ini, sebanyak 7 keluarga yang terdiri dari 36 jiwa harus kehilangan tempat tinggal, meskipun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Dampak kebakaran ini juga sempat meluas hingga mengganggu fasilitas umum. Asap tebal yang membubung tinggi memaksa operasional Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Tangerang dihentikan sementara demi keselamatan perjalanan. Pihak KCI melalui akun media sosialnya mengonfirmasi gangguan tersebut, namun memastikan perjalanan kembali normal setelah proses pemadaman selesai dilakukan oleh petugas terkait.





