JURNALZONE.ID – Pertandingan sengit akan tersaji di Stamford Bridge saat Chelsea menjamu Barcelona dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026, Rabu (26/11/2025). Kedua tim raksasa Eropa ini datang dengan modal poin yang sama, yakni 7 poin, serta performa yang masih mencari kestabilan, menjadikan laga ini sebagai ajang pembuktian siapa yang pantas merangkak naik ke papan atas klasemen.
Performa Fluktuatif Tuan Rumah
Skuad asuhan Enzo Maresca menatap laga ini dengan catatan yang cukup fluktuatif di kancah Eropa. Memulai kompetisi dengan kekalahan 1-3 dari Bayern Munchen, The Blues sempat bangkit lewat dua kemenangan meyakinkan, termasuk kemenangan telak 5-1 atas Benfica. Namun, hasil imbang mengejutkan 2-2 melawan wakil Azerbaijan, Qarabag, pada laga terakhir menempatkan mereka di posisi ke-12 klasemen sementara.
Berdasarkan data statistik, Chelsea saat ini mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Raihan 7 poin ini membuat mereka berada tepat satu tingkat di bawah Barcelona, yang unggul dalam produktivitas gol.
Inkonsistensi Blaugrana
Kondisi serupa dialami oleh kubu tamu. Barcelona, yang kini duduk di posisi ke-11, juga menunjukkan inkonsistensi di bawah arahan Hansi Flick. Sempat mencuri poin penuh di kandang Newcastle United dan mencukur Olympiakos dengan skor telak 6-1, Lamine Yamal dan kawan-kawan justru tersandung di kandang sendiri saat kalah dari PSG dan ditahan imbang 3-3 oleh Club Brugge di laga terakhir.
“Skuad asuhan Hansi Flick tampil di Liga Champions 2025/2026 dengan performa tidak konsisten.”
Dari catatan tersebut, terlihat bahwa lini pertahanan Barcelona masih menjadi pekerjaan rumah, meskipun lini serang mereka tampil beringas di beberapa laga.
Sejarah Pertemuan yang Ketat
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang sangat ketat dan berimbang. Dari total 17 kali bentrokan di panggung Eropa, statistik mencatat keseimbangan kekuatan di antara keduanya.
“Kedua tim cukup berimbang dengan 6 kemenangan dimiliki Barcelona, 5 kemenangan milik Chelsea dan 5 sisanya berakhir imbang.”
Pertemuan terakhir mereka dalam format dua leg terjadi pada babak 16 besar musim 2017/2018, di mana Barcelona sukses menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-1. Sementara itu, kemenangan terakhir Chelsea atas Barcelona tercatat pada musim 2011/2012 dengan skor tipis 1-0.
Analisis dan Prediksi
Menganalisis tren performa terkini, kedua tim memiliki masalah yang identik: lini serang yang produktif namun lini pertahanan yang rapuh. Chelsea gagal menjaga gawangnya bersih saat melawan Qarabag, sementara Barcelona kebobolan tiga gol dari Club Brugge. Absennya konsistensi membuat laga ini sulit diprediksi secara mutlak.
Tuan rumah Chelsea memiliki keuntungan atmosfer Stamford Bridge, namun Barcelona memiliki daya ledak serangan yang lebih mematikan lewat Lamine Yamal. Melihat statistik head-to-head yang berimbang dalam lima pertemuan terakhir (1 menang untuk masing-masing tim dan sisanya seri), laga ini diprediksi akan berjalan terbuka dengan intensitas serangan tinggi.
Hasil imbang dengan skor besar, seperti 2-2, menjadi kemungkinan yang paling realistis mengingat kerapuhan pertahanan kedua kubu saat ini.




