Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada seluruh petugas kepolisian yang terluka saat mengamankan aksi demonstrasi. Dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (1/9), perintah ini disampaikan langsung oleh Presiden saat menjenguk para korban di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghargaan ini layak diberikan karena para petugas telah mempertaruhkan nyawa di lapangan. Ia juga membedakan antara demonstran yang murni menyampaikan aspirasi dengan kelompok perusuh yang berniat melakukan kekerasan.
“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikkan pangkat luar biasa, karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat,” kata Prabowo. “Kalau demonstran murni yang baik, justru oleh aparat harus dilindungi,” tambahnya.
Prabowo menyaksikan langsung kondisi para korban yang mengalami cedera parah, mulai dari operasi tempurung kepala, tangan putus, hingga kerusakan ginjal. Ia mengecam keras tindakan pelaku, terlebih setelah mendapat laporan adanya petugas yang mengalami luka bakar di bagian vital akibat petasan dan temuan truk berisi peralatan untuk membakar.
“Ini sudah menurut saya sudah perusuh, niatnya membakar,” tegas Prabowo.





