Persiba Balikpapan siap menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan putaran kedua Pegadaian Championship League 2025-2026 di Stadion Batakan, Minggu (23/11/2025). Laga yang dijadwalkan kick-off pada pukul 20:00 WITA ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh tensi, mengingat kedua kesebelasan menurunkan komposisi pemain terbaiknya demi misi mengamankan tiga poin krusial untuk memperbaiki posisi klasemen.
Persiba Andalkan Agresivitas Takumu
Pelatih tuan rumah, M. Nasuha, tidak main-main dalam meracik strategi untuk laga kandang ini. Ia kembali mempercayakan lini serang kepada Takumu Nishihara, striker asal Jepang sekaligus kapten tim yang telah mengoleksi delapan gol musim ini. Takumu diharapkan tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan dengan dukungan dari sektor sayap yang diisi oleh MGS Zakaria dan Sabda.
Di lini tengah, performa gelandang muda M. Isfandyar yang tengah menanjak akan dikombinasikan dengan Dwiki Arya dan kreativitas Kodai Nagashima. Sementara itu, benteng pertahanan dipercayakan kepada duet Bintang Arrahim dan bek asing Kholmatov untuk meredam serangan lawan, dengan Havizd Fauzan Muzaki mengawal mistar gawang.
PSIS Maksimalkan Keunggulan Udara
Di kubu tim tamu, pelatih Jafri Sastra datang dengan kekuatan penuh dan strategi yang jelas. PSIS Semarang akan mengandalkan bomber jangkung berpostur 197 cm, Camilo Sanchez, sebagai target man berbahaya, terutama dalam skema bola mati dan duel udara.
Lini tengah Mahesa Jenar akan dipimpin oleh Luan Sergio yang kembali menjadi motor serangan, dibantu oleh talenta muda A. Madilesa dan Dejan. Untuk sektor pertahanan, duet Syiha dan Ivanovic akan ditopang oleh fullback cepat Aqsha Prawira dan Wahyu Saputro, dengan Rizky Darmawan yang tampil konsisten musim ini sebagai penjaga gawang.
Benturan Gaya Bermain
Pertandingan ini diprediksi menjadi panggung adu taktik klasik antara dua gaya bermain yang kontras. Persiba Balikpapan dikenal dengan permainan cepat dari sisi sayap, pressing agresif di lini tengah, serta serangan balik eksplosif yang mengandalkan kombinasi pemain muda dan senior.
Sebaliknya, PSIS Semarang mengusung gaya permainan yang lebih terstruktur dengan memanfaatkan kekuatan fisik pemain serta kontrol lini tengah untuk melepaskan umpan-umpan langsung. Perbedaan karakter inilah yang diyakini akan membuat laga berjalan menarik.
Selain itu, dukungan ribuan suporter Beruang Madu yang memadati Stadion Batakan dipastikan menjadi energi tambahan bagi tuan rumah untuk melanjutkan tren positif di putaran kedua ini.



