Persib Menang Lawan Bangkok United, Ranking Kompetisi Klub Indonesia Tembus Ranking 9

Babak Pertama Persib vs Bangkok

JURNALZONE.ID – Kabar gembira datang bagi sepak bola nasional. Berdasarkan pembaruan data terbaru AFC Club Competitions Ranking per tanggal 10 Desember 2025, peringkat kompetisi liga Indonesia dipastikan naik ke posisi 9 di Wilayah Timur (East Region). Kenaikan ini tidak terlepas dari performa gemilang wakil-wakil Indonesia di kancah Asia musim ini, khususnya keberhasilan Persib Bandung menembus babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two).

Dari pantuan jurnalzone.id dalam tabel peringkat terbaru yang dirilis AFC, Indonesia kini mengoleksi total 26.049 poin. Raihan ini menempatkan Indonesia di atas Kamboja yang berada di peringkat 10 (24.350 poin) dan Hong Kong di peringkat 11 (22.933 poin).

Posisi Indonesia saat ini berada tepat di bawah Singapura yang menduduki peringkat 8 dengan 35.061 poin dan Vietnam di peringkat 7 dengan 37.020 poin.

 tabel peringkat terbaru yang dirilis AFC
tabel peringkat terbaru yang dirilis AFC

Sumbangan Poin Signifikan Tahun 2026

Kenaikan peringkat ini didorong oleh lonjakan perolehan poin koefisien pada musim kompetisi 2026. Tercatat, Indonesia berhasil mengumpulkan 9.783 poin pada tahun berjalan ini. Angka tersebut merupakan raihan poin tahunan tertinggi yang pernah didapatkan Indonesia dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, jauh melampaui capaian tahun 2025 (7.204 poin) maupun tahun 2019 (5.045 poin).

Lonjakan poin ini menjadi indikasi positif bahwa klub-klub Indonesia mulai menunjukkan taringnya dan mampu bersaing kompetitif melawan klub-klub dari negara tetangga maupun kekuatan tradisional Asia lainnya.

Dampak pada Jatah Slot Kompetisi Asia

Peningkatan peringkat ini berdampak langsung pada jatah atau slot klub Indonesia untuk kompetisi antarklub Asia musim 2027/2028. Berdasarkan tabel alokasi slot Wilayah Timur, posisi ke-9 memberikan Indonesia jatah “1+1” di kompetisi level kedua Asia, yakni ACL Two. Artinya, satu klub Indonesia berhak lolos langsung ke fase grup, sementara satu klub lainnya harus berjuang melalui babak play-off. Sayangnya, untuk kompetisi kasta tertinggi (ACLE), Indonesia belum mendapatkan jatah slot.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi klub-klub Liga 1 lainnya untuk terus meningkatkan kualitas permainan demi mendongkrak posisi Indonesia lebih tinggi lagi di masa depan.