BYD Ti 7, yang dipasarkan di China di bawah sub-brand Fangchengbao, mencatatkan angka penjualan yang luar biasa dengan total 37.405 unit terjual hanya pada bulan November. Kesuksesan model SUV menengah atas ini di pasar domestik China memicu spekulasi kuat bahwa kendaraan tersebut akan segera mendarat di pasar Australia sebagai pesaing Hyundai Santa Fe, mengingat keinginan petinggi BYD untuk menghadirkan model yang lebih besar.
Sinyal Positif Ekspansi Pasar
Popularitas Ti 7 tidak terbendung sejak masa pra-penjualan dibuka pada Februari tahun ini, di mana model tersebut mencapai 50.000 penjualan dalam kurun waktu 80 hari. Kini, menjelang akhir tahun, Ti 7 membuktikan dirinya sebagai penopang utama penjualan merek tersebut.
Pihak BYD hampir memastikan kedatangan Ti 7 ke Australia. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Stephen Collins, Chief Operating Officer BYD Australia, yang memberikan indikasi jelas mengenai strategi produk mereka ke depan.
“From the BYD side, we’re definitely looking at a larger size SUV,”
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa BYD secara aktif sedang mencari dan mempertimbangkan model SUV berukuran lebih besar untuk melengkapi lini produk mereka. Selain itu, debut Ti 7 di pameran motor Bangkok, Thailand, menjadi indikasi lain bahwa model ini semakin dekat ke Australia, mengingat pasar Thailand juga menganut sistem setir kanan (right-hand drive) yang sama dengan Australia.
Spesifikasi Teknis dan Kemampuan Off-Road
Secara dimensi, Ti 7 memiliki panjang hampir lima meter dengan desain kotak yang kokoh, sekilas menyerupai gaya Land Rover Defender. Meskipun menggunakan sasis monocoque dan bukan ladder frame seperti Toyota LandCruiser Prado, BYD mengklaim bahwa Ti 7 tetap memiliki kapabilitas off-road yang mumpuni selama medannya tidak terlalu ekstrem. Mobil ini juga memiliki sudut pendekatan dan keberangkatan yang baik serta kedalaman rendam air hingga 600mm.
Meskipun berukuran besar, Ti 7 dikonfigurasi sebagai kendaraan lima penumpang (five-seater). Dapur pacunya menggunakan teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang menggabungkan mesin bensin 1,5 liter empat silinder dengan motor listrik di bagian depan dan belakang. Baterai berkapasitas 35,6 kWh yang disematkan diklaim mampu memberikan jangkauan berkendara listrik murni hingga 200 km menurut siklus pengujian CLTC yang berlaku di China.
Rencana Peluncuran Produk Mendatang
Tahun depan diprediksi akan menjadi periode yang sangat sibuk bagi BYD dan sub-brand mewahnya, Denza. Dilansir dari berbagai sumber, daftar peluncuran BYD di Australia mencakup Atto 1 hatchback listrik kecil dan Atto 2 SUV listrik kecil yang baru saja tiba.
Selain itu, model Sealion 5 PHEV dan SUV tujuh penumpang Sealion 8 PHEV dijadwalkan menyusul pada tahun 2026. Sementara itu, Denza baru saja meluncurkan B5, sebuah off-roader mewah seukuran Prado, bersama dengan B8 yang lebih besar untuk bersaing dengan LandCruiser 300.





