Pendiri DeepSeek Raih Penghargaan Makalah Terbaik di Konferensi AI Global

Deepseek Makalah Terbaik di Konferensi AI Global

Jurnalzone.id – Sebuah makalah penelitian yang ditulis bersama oleh Liang Wenfeng, pendiri start-up kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, berhasil meraih penghargaan makalah terbaik (Best Paper Award). Penghargaan ini diberikan dalam konferensi Asosiasi Linguistik Komputasional (ACL) di Wina, Austria, yang diakui secara luas sebagai forum riset AI paling bergengsi di dunia.

Makalah yang berjudul “Native Sparse Attention: Hardware-Aligned and Natively Trainable Sparse Attention” tersebut memperkenalkan mekanisme “native sparse attention”.

Dilaporkan pada Kamis (31/7/2025), mekanisme ini disebut menjadi peningkatan inti yang menopang efisiensi tinggi dan kinerja berbiaya rendah dari model-model AI besutan DeepSeek.

Kemenangan ini diraih di tengah meningkatnya dominasi para ilmuwan dan peneliti China yang mengungguli rekan-rekan mereka dari Amerika Serikat (AS) dalam riset dasar di bidang linguistik komputasional.

Menurut data ACL, pada konferensi tahun ini, lebih dari separuh penulis utama pada makalah yang diterima berasal dari China, meningkat tajam dari kurang dari 30 persen tahun lalu. AS menempati urutan kedua dengan 14 persen.

Dari empat makalah terbaik yang diakui oleh ACL, dua di antaranya berasal dari tim peneliti China. Selain tim DeepSeek yang dipimpin Liang, penghargaan serupa juga diraih oleh tim dari Peking University yang dipimpin oleh Yang Yaodong. Meskipun mendapat sorotan global, Liang yang kini berusia 40 tahun tetap menjaga profil rendah dan tidak dapat dipastikan apakah ia hadir secara pribadi di Wina.