JURNALZONE.ID – Raksasa teknologi finansial PayPal Holdings Inc. mengambil langkah strategis besar dengan mengajukan permohonan resmi untuk menjadi bank di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan guna memanfaatkan keterbukaan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap integrasi perusahaan fintech ke dalam sistem perbankan nasional. Informasi ini mencuat pada Senin, 15 Desember 2025.
Fokus pada Pendanaan Usaha Kecil
Dalam pernyataan resminya, PayPal mengonfirmasi telah menyerahkan aplikasi kepada Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC) dan Departemen Lembaga Keuangan Utah. Perusahaan yang berbasis di San Jose ini berencana membentuk bank pinjaman industri (industrial loan company) yang beroperasi di bawah piagam negara bagian Utah.
Jika izin ini disetujui, entitas baru bernama PayPal Bank akan difokuskan untuk memperkuat kapabilitas perusahaan dalam menyalurkan pinjaman kepada usaha kecil. Sejak tahun 2013, PayPal tercatat telah memfasilitasi akses modal dan pinjaman senilai lebih dari $30 miliar.
“Mengamankan modal tetap menjadi hambatan signifikan bagi usaha kecil yang berjuang untuk tumbuh dan berkembang,” ujar CEO PayPal, Alex Chriss, dalam pernyataan resminya.
Chriss menambahkan bahwa pendirian PayPal Bank akan memperkuat efisiensi bisnis perusahaan sekaligus memungkinkan dukungan yang lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi dan peluang usaha di seluruh AS.
Manfaatkan Momentum Regulasi
Langkah PayPal ini tidak terlepas dari perubahan iklim regulasi di Amerika Serikat. Sejak Presiden Donald Trump menjabat pada bulan Januari lalu, minat perusahaan non-bank untuk memasuki sektor perbankan meningkat tajam dibandingkan era pemerintahan sebelumnya. Pemerintahan Biden dikenal memiliki pendekatan yang lebih ketat, di mana sangat sedikit aplikasi serupa yang diajukan, apalagi dipertimbangkan.
Permohonan PayPal diajukan hanya berselang seminggu setelah sejumlah perusahaan aset kripto—seperti Circle Internet Group Inc., Ripple, dan Paxos—mendapatkan persetujuan regulasi awal untuk menjadi bank. Selain sektor kripto, perusahaan besar lain seperti divisi pembiayaan Nissan Motor Co. dan Sony Group Corp. dari Jepang juga telah mengajukan piagam perbankan serupa tahun ini.
Rencana Ekspansi Produk dan Kepemimpinan
Selain memperkuat sektor pinjaman, PayPal—yang sebelumnya sudah mengantongi lisensi perbankan di Luksemburg untuk pasar Eropa—juga berencana menawarkan produk simpanan berbunga bagi nasabah. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk membangun dan menyempurnakan produk keuangan yang berfokus pada konsumen.
Untuk memimpin operasional perbankan ini, PayPal telah menunjuk Mara McNeill sebagai calon Presiden PayPal Bank jika aplikasi disetujui. McNeill memiliki rekam jejak kuat di industri ini, di mana ia sebelumnya menjabat sebagai CEO di divisi pembiayaan Toyota Motor Corp.





