OpenAI Uji Coba Iklan di ChatGPT

ChatGPT akan ada Iklannya

OpenAI secara resmi mengumumkan pada Jumat, 16 Januari 2026, mengenai dimulainya uji coba penayangan iklan pada layanan ChatGPT versi gratis. Tahap awal uji coba ini ditujukan bagi pengguna dewasa di Amerika Serikat yang telah masuk ke akun mereka (logged-in).

Sebagai bagian dari diversifikasi pendapatan, perusahaan juga meluncurkan tingkatan langganan baru bernama “Go” dengan biaya $8 per bulan. Paket ini menawarkan kemampuan di atas versi gratis, termasuk memori yang lebih panjang dan kesempatan pembuatan gambar yang lebih banyak.

Berikut adalah rincian struktur langganan dan kebijakan iklan terbaru OpenAI:

  • Versi Gratis: Pengguna akan melihat iklan.
  • Paket “Go”: $8 per bulan (Pengguna tetap melihat iklan).
  • Paket “Plus”: $20 per bulan (Bebas iklan).
  • Paket “Pro”: $200 per bulan (Bebas iklan).
  • Pelanggan Bisnis: Bebas iklan.

Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mendanai pengeluaran infrastruktur AI yang mencapai $1,4 triliun selama delapan tahun ke depan. CEO OpenAI, Sam Altman, menargetkan perusahaan dapat menutup tahun 2025 dengan pendapatan tahunan sekitar $20 miliar dari total 800 juta pengguna bulanan.

Secara teknis, iklan akan muncul di bagian bawah jawaban ChatGPT dan diberi label “sponsored”. OpenAI menjamin bahwa iklan tidak akan memengaruhi objektivitas jawaban bot, dengan menyatakan bahwa pengguna “need to trust that ChatGPT’s responses are driven by what’s objectively useful”.

Keamanan data pengguna menjadi poin krusial dalam kebijakan ini. OpenAI menegaskan tidak akan menjual data pengguna atau percakapan kepada pengiklan. Selain itu, iklan tidak akan ditampilkan pada percakapan mengenai “regulated topics” seperti kesehatan, kesehatan mental, atau politik.

OpenAI juga menggunakan teknologi AI untuk mengestimasi usia pengguna berdasarkan kebiasaan penggunaan mereka. Perusahaan berkomitmen tidak akan menayangkan iklan kepada pengguna yang diidentifikasi atau diyakini berusia di bawah 18 tahun.

Sam Altman sebelumnya sempat menyatakan bahwa ia “hates” iklan dan menyebut ide penggabungan AI dengan iklan sebagai sesuatu yang “uniquely unsettling”. Namun, ia juga menyatakan tidak “totally against” penambahan iklan jika dilakukan dengan sangat hati-hati agar tepat sasaran.