Jurnalzone.id – OpenAI pada Selasa (5/8) mengumumkan perilisan dua model kecerdasan buatan (AI) versi terbuka yang tersedia secara bebas. Langkah ini menandai perubahan strategi signifikan bagi perusahaan dan dinilai sebagai respons langsung terhadap popularitas perangkat lunak AI terbuka dari kompetitor seperti DeepSeek asal China dan Llama milik Meta.
Kedua model baru bernama GPT-oss-120b dan GPT-oss-20b tersebut kini tersedia di platform Hugging Face. Keduanya mampu menghasilkan teks, menulis kode pemrograman, dan mencari informasi secara daring sebagai respons atas perintah pengguna. Rilisan ini adalah model terbuka pertama dari OpenAI sejak GPT-2 pada tahun 2019, menandakan pergeseran dari model sistem tertutup yang selama ini menjadi andalan perusahaan.
Bukan Open Source Sepenuhnya
Meskipun tersedia secara bebas, OpenAI mengklasifikasikan kedua model ini sebagai sistem open-weight, bukan open-source penuh. Istilah “bobot” (weight) mengacu pada parameter dalam model AI. OpenAI mengungkapkan nilai-nilai numerik yang membentuk model, sehingga memungkinkan pengembang dan peneliti untuk mengubah serta menyesuaikannya.
Namun, perusahaan tidak membuka data yang digunakan untuk melatih model tersebut. Hal ini berbeda dari definisi model open-source sejati. Pendekatan open-weight ini serupa dengan yang digunakan oleh Meta Platforms Inc. untuk model AI Llama mereka.
Respons Terhadap Persaingan dan Keamanan
Perilisan ini terjadi beberapa bulan setelah CEO OpenAI, Sam Altman, mengakui bahwa perusahaannya perlu “mencari strategi open source yang berbeda” menyusul perhatian global yang diterima DeepSeek. Langkah ini juga sejalan dengan dorongan dari AI Action Plan Presiden Donald Trump yang mendukung pengembangan model terbuka.
Meski demikian, OpenAI sempat menunda peluncuran yang awalnya direncanakan pada pertengahan Juli untuk melakukan uji keamanan tambahan.
“Walau kami percaya bahwa komunitas akan membangun hal-hal hebat dengan model ini, namun begitu bobotnya keluar, mereka tidak dapat ditarik kembali,” kata Sam Altman dalam sebuah unggahan di media sosial X. Ia menambahkan bahwa perilisan seperti ini “baru bagi kami” dan perusahaan ingin “melakukannya dengan benar.”
Spesifikasi dan Ketersediaan Model
Kedua model baru ini dirancang agar relatif ringkas dan efisien. Model yang lebih kuat, GPT-oss-120b, dapat berjalan pada satu unit pemrosesan grafis (GPU) 80 gigabyte. Sementara itu, model GPT-oss-20b yang lebih kecil dapat beroperasi pada laptop dengan memori 16 gigabyte.
OpenAI menargetkan model ini dapat digunakan oleh individu, perusahaan, hingga pemerintah yang ingin menjalankan sistem AI di perangkat keras mereka sendiri. Beberapa perusahaan seperti Orange SA dan Snowflake Inc. telah menguji coba model ini. Selain di Hugging Face, model-model ini juga akan didistribusikan melalui repositori Amazon Bedrock, serta layanan komputasi awan dari Groq dan Humain AI Arab Saudi.
Coba versi yang sudah live di sini: https://gpt-oss.com/