OpenAI Gunakan Claude untuk Latih GPT-5, Anthropic Bilang Bisa Jadi

Akses API OpenAI ke Claude diputus karena melanggar ketentuan layanan

Jurnalzone.id – Persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) memanas setelah Anthropic menuduh OpenAI menggunakan model AI andalannya, Claude, untuk melatih dan menyempurnakan GPT-5. Laporan yang pertama kali dirilis oleh Wired pada Senin (4/8/2025) menyebutkan Anthropic telah secara resmi memutus akses OpenAI ke Application Programming Interface (API) Claude karena dianggap melanggar ketentuan layanan untuk membangun produk pesaing.

Pelanggaran Ketentuan Layanan

Menurut laporan tersebut, para teknisi OpenAI diduga menggunakan alat pengodean (coding tools) milik Claude untuk melakukan pengujian internal sebagai tolok ukur (benchmark) dan penyempurnaan model mereka sendiri menjelang peluncuran GPT-5.

“Claude Code telah menjadi pilihan utama bagi para coder di mana pun, jadi tidak mengherankan jika staf teknis OpenAI sendiri juga menggunakan alat pengodean kami,” kata juru bicara Anthropic, Christopher Nulty, kepada Wired. “Sayangnya, ini adalah pelanggaran langsung terhadap ketentuan layanan kami,” tambahnya.

Anthropic mengklaim OpenAI tidak menggunakan Claude melalui antarmuka percakapan biasa, melainkan terhubung langsung ke API pengembang. Ini memungkinkan OpenAI menjalankan pengujian mendalam terhadap kemampuan Claude dalam bidang coding, penulisan kreatif, bahkan pada perintah sensitif terkait isu keamanan seperti materi pelecehan seksual anak (CSAM), melukai diri sendiri, dan pencemaran nama baik.

Respons dan Kekecewaan OpenAI

Menanggapi pemutusan akses tersebut, OpenAI menyatakan kekecewaannya meski tetap menghormati keputusan rivalnya. Chief Communications Officer OpenAI, Hannah Wong, merilis pernyataan yang menegaskan bahwa praktik tersebut adalah hal yang wajar di industri.

“Sudah menjadi standar industri untuk mengevaluasi sistem AI lain guna mengukur kemajuan dan meningkatkan keamanan,” kata Wong. “Meskipun kami menghormati keputusan Anthropic untuk memutus akses API kami, ini mengecewakan mengingat API kami tetap tersedia untuk mereka.”

Bukan Insiden Pertama

Langkah tegas Anthropic terhadap pesaing bukanlah yang pertama kali. Awal tahun ini, perusahaan dilaporkan memblokir Windsurf, sebuah startup AI yang berfokus pada coding, setelah rumor akuisisi oleh OpenAI menyebar. Kala itu, Chief Science Officer Anthropic, Jared Kaplan, menyimpulkan situasi tersebut dengan pernyataan: “Saya pikir akan aneh jika kami menjual Claude ke OpenAI.”

Meskipun akses diblokir untuk pengembangan, Christopher Nulty mengklarifikasi bahwa OpenAI masih dapat mengakses API Claude untuk tujuan evaluasi keselamatan, sesuai dengan praktik standar industri. Episode terbaru ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan menjelang kehadiran GPT-5 yang sangat dinantikan.

Baca juga: Jelang Peluncuran GPT 5, Anthropic Putus Akses API OpenAI