JURNALZONE.ID – Sebuah langkah signifikan diambil oleh OpenAI untuk meningkatkan kapasitas akses bagi para pengembang di seluruh dunia. Melalui pengumuman yang dirilis pada 13 September 2025, perusahaan kecerdasan buatan ini menyatakan telah menaikkan batas penggunaan atau rate limit API untuk model andalannya, GPT-5 dan GPT-5 mini, lebih dari dua kali lipat. Informasi ini disampaikan langsung melalui akun X (sebelumnya Twitter) resmi OpenAI Developers, menandai peningkatan besar dalam skalabilitas layanan mereka.
Dilansir dari unggahan tersebut, kenaikan rate limit ini berlaku untuk beberapa tingkatan (tier) pengguna. Untuk model GPT-5, pengguna Tier 1 mengalami lonjakan dari 30.000 menjadi 500.000 token per menit (TPM), Tier 2 naik dari 450.000 menjadi 1 juta TPM, Tier 3 dari 800.000 menjadi 2 juta TPM, dan Tier 4 meningkat dari 2 juta menjadi 4 juta TPM. Sementara itu, untuk model GPT-5 mini, pengguna Tier 1 kini dapat menikmati batas 500.000 TPM dari sebelumnya 200.000 TPM.
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa klasifikasi tingkatan pengguna ini didasarkan pada jumlah dana yang telah dibelanjakan pada API OpenAI, mulai dari $5 untuk Tier 1 hingga $1.000 untuk tingkatan tertinggi.
Kebijakan ini dirancang untuk memberikan kapasitas lebih besar kepada pengembang yang paling aktif menggunakan platform OpenAI, memungkinkan mereka membangun dan menguji aplikasi dengan skala yang jauh lebih besar dan kecepatan lebih tinggi.
Peningkatan ini menempatkan OpenAI pada posisi yang lebih kompetitif di tengah persaingan ketat industri AI. Sebagai perbandingan, model dari Anthropic pada tingkatan tertingginya menawarkan 2 juta TPM, sementara Gemini dari Google menyediakan hingga 8 juta TPM untuk model Gemini 2.5 Pro.
Meskipun batas GPT-5 kini melampaui Anthropic, namun masih berada di bawah Gemini. Kendati demikian, GPT-5 mini menegaskan posisinya sebagai pemimpin untuk model skala kecil dengan batas yang mencapai 180 juta TPM pada tingkatan puncaknya.
BACA JUGA: Sam Altman Sebut Customer Service Jadi Korban Pertama Disrupsi AI





