Pencairan gaji ke-13 pensiunan ASN resmi mengalir ke rekening penerima secara bertahap sejak 2 Juni 2026. Skema pembayaran tahun ini dirancang lebih praktis tanpa perlu pengajuan ataupun autentikasi ulang.
Namun, di balik kemudahan tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin meminta pemerintah bersama PT Taspen (Persero) bergerak cepat mempermudah proses bagi mereka yang menghadapi kendala administratif.
Aturan Resmi dan Komponen Gaji ke-13
Proses penyaluran dana ini mengacu penuh pada Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan.
Kabar baiknya, nominal yang diterima dipastikan utuh. Gaji ke-13 tahun ini bebas dari potongan iuran maupun kredit pensiun, serta pajaknya ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Uang masuk utuh. Besaran nominal yang diterima didasarkan pada komponen penghasilan bulan sebelumnya, yang meliputi:
- Gaji pokok pensiun
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan pangan atau tunjangan jabatan
DPR Soroti Kendala Administratif di Lapangan
Meski sistem dibuat otomatis melalui PT Taspen (Persero) dan mitra bayar, hambatan birokrasi masih mengintai sebagian pensiunan. Pihak legislatif mendesak adanya mekanisme pengaduan yang responsif serta tata kelola yang transparan agar hak jaminan sosial para lansia ini tidak terhambat.
“Pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan ASN menjadi upaya untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan optimalisasi kualitas pelayanan publik,” ujar Khozin melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Digitalisasi Menjadi Kunci Kepercayaan Publik
Akses layanan harus cepat. Pemangkasan birokrasi dan penguatan sistem digital terintegrasi mutlak diperlukan demi menjaga akurasi data penerima. Langkah ini krusial untuk meningkatkan efisiensi di era modern.
“Penyederhanaan birokrasi dan penguatan sistem digital menjadi kunci percepatan pelayanan yang berwawasan ke depan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara,”tambahnya.
Negara harus hadir utuh. Pada akhirnya, ketepatan waktu penyaluran gaji ke-13 ASN ini sangat dinantikan untuk menjaga daya beli keluarga pensiunan di tengah biaya hidup yang kian mencekik.
“Semoga gaji ke-13 dapat membantu memenuhi kebutuhan para pensiunan sekaligus memberikan tambahan daya beli di tengah berbagai kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat,” tutup Khozin.