JURNALZONE.ID – Nama pelatih berpengalaman asal Belanda, Louis van Gaal, tiba-tiba menjadi perbincangan hangat sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia. Kabar yang bergulir di media sosial pada Jumat, 17 Oktober 2025 ini memicu beragam reaksi dari para pengamat sepak bola, menyoroti potensi dan tantangan jika PSSI benar-benar merekrut juru taktik kawakan tersebut.
Antusiasme dan Keraguan Publik
Diskusi ini salah satunya dipantik oleh akun media sosial X, The International Window (@windowintlpod), yang menyuarakan antusiasmenya terhadap kemungkinan tersebut. Akun tersebut secara terbuka menyatakan ketertarikannya jika rumor itu menjadi kenyataan.
“Louis van Gaal sebagai pelatih baru Indonesia akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Tidak bohong – akan sangat bersemangat tentang itu,” tulis akun tersebut.
Pernyataan ini sontak memicu diskusi lebih lanjut. Salah satu respons datang dari akun Football Indonesia (@ftblindonesia) yang menyoroti aspek finansial dan pengalaman sebagai pertimbangan utama. Menurut akun tersebut, mendatangkan pelatih sekaliber Van Gaal akan membutuhkan biaya yang sangat besar.
Opsi Pelatih Alternatif Mencuat
Akun Football Indonesia menyodorkan beberapa nama lain yang dinilai lebih realistis dan berpengalaman di kancah sepak bola Asia. Mereka berpendapat bahwa rekam jejak di benua Asia menjadi faktor krusial untuk menangani Timnas Garuda.
“Nama besar, tetapi juga datang dengan gaji besar. Saya lebih suka seseorang dengan pengalaman di Asia: Paulo Bento, Jesus Casas, atau Felix Sanchez,” balas akun tersebut.
Lebih lanjut, diskusi juga menyentuh potensi kendala bahasa dan adaptasi. The International Window sempat mempertanyakan apakah faktor bahasa dan kedekatan historis sepak bola Indonesia dengan gaya Belanda justru bisa menjadi penghalang. Namun, Football Indonesia melihatnya dari sudut pandang lain, menyebut bahwa koneksi Belanda justru bisa menjadi keuntungan, terutama dengan adanya direktur teknik asal Belanda di PSSI saat ini.
“Itu bisa jadi, ya. Dengan direktur teknik asal Belanda dan preferensi PSSI untuk nama-nama besar, itu masuk akal,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari PSSI mengenai masa depan kursi kepelatihan Timnas Indonesia maupun pendekatan terhadap Louis van Gaal.