Nama Joko Widodo Masuk Jajaran Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Joko widodo Bloomberg New Economy

JURNALZONE.ID – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ditunjuk menjadi salah satu anggota Dewan Penasihat Global di Bloomberg New Economy. Keanggotaan Jokowi diumumkan bersama jajaran dewan lainnya yang dibentuk pada April 2025 lalu, menempatkannya di antara para pemimpin dan tokoh berpengaruh dunia untuk menjawab tantangan ekonomi global.

Jajaran Pemimpin Dunia

Dewan Penasihat Global ini diketuai oleh dua tokoh terkemuka, yakni mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS), Gina Raimondo, dan mantan Perdana Menteri Italia sekaligus Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi.

Dalam jajaran dewan, nama Jokowi bersanding dengan figur-figur berpengaruh lainnya seperti Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF Gita Gopinath, Co-Founder & CEO Apollo Global Management Marc Rowan, hingga Co-Founder Moderna Noubar Afeyan.

Misi di Tengah Gejolak Global

Pendiri Bloomberg LP dan Bloomberg Philanthropies, Michael Bloomberg, menyatakan bahwa pengalaman para ketua dewan sangat relevan dalam menghadapi tantangan saat ini. Ia menekankan pentingnya misi Bloomberg New Economy di tengah perubahan besar yang sedang terjadi.

”Dengan begitu banyak kekuatan yang kini mengubah arah ekonomi global—dari pergeseran politik dan perdagangan, percepatan perubahan iklim, hingga lompatan teknologi kecerdasan buatan—misi Bloomberg New Economy menjadi semakin vital,” jelas Michael Bloomberg dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/9/2025).

Visi Kepemimpinan Dewan

Menanggapi penunjukannya, Gina Raimondo menyatakan kehormatannya untuk dapat memimpin dewan tersebut dan mendukung misi Michael Bloomberg. Ia menyoroti urgensi kolaborasi antar pemimpin global di masa kini.

“Di tengah ketidakpastian geopolitik, percepatan teknologi, dan ancaman krisis iklim, kebutuhan untuk menemukan titik temu dan membangun kemakmuran bersama menjadi semakin mendesak,” jelas Raimondo.

Penunjukan Jokowi dalam dewan ini menandai pengakuan atas perannya sebagai salah satu pemimpin dari kawasan Asia Tenggara yang memiliki pandangan strategis dalam dinamika ekonomi dan politik global.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini