www.jurnalzone.id/ – Nissan secara resmi meluncurkan Rogue Plug-In Hybrid (PHEV) 2026, sebuah SUV kompak yang menjadi langkah strategis pabrikan tersebut memasuki segmen hibrida. Model yang dijadwalkan melakoni debut publik di Los Angeles Auto Show ini secara teknis berbagi platform dan sistem penggerak dengan Mitsubishi Outlander PHEV, namun hadir dengan penyegaran desain serta tuning spesifik untuk membedakan karakternya.
Meskipun mengadopsi basis teknis yang sama, Nissan Rogue PHEV menawarkan pengalaman berkendara yang diklaim berbeda melalui penyesuaian pada suspensi dan tata letak interior.
Dari sektor performa, mobil ini dibekali mesin 2,4 liter empat silinder yang dipadukan dengan dua motor listrik dan baterai lithium-ion 16,8 kWh, mampu menyemburkan tenaga total 248 tenaga kuda dan torsi 450 Nm dengan sistem penggerak empat roda.
Klaim Perbedaan Karakter
Pihak Nissan memastikan bahwa meski memiliki kemiripan spesifikasi mekanis dengan Outlander, Rogue PHEV memiliki identitasnya sendiri dalam hal kenyamanan dan pengendalian. Hal ini ditegaskan dalam penjelasan produk terkait perbedaan mendasar kedua mobil tersebut.
“Suspensi diklaim lebih halus dan cocok untuk kondisi jalan perkotaan, sementara Outlander terasa lebih kaku dan sporty,” jelas pihak Nissan dalam deskripsi produknya.
Dari pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa respons kemudi Rogue juga dirancang lebih ringan dan prediktif. Selain itu, nuansa premium ditonjolkan melalui material soft-touch di dalam kabin serta perbedaan karakter suara sistem audio Bose yang disematkan pada varian tertinggi.
Fitur dan Jarak Tempuh
Secara kapabilitas, Rogue PHEV menawarkan mode berkendara listrik murni sejauh 61 km, dengan jangkauan gabungan mencapai 676 km. Fitur canggih seperti ProPILOT Assist 1.1, layar sentuh 9 inci, hingga kapasitas tujuh penumpang menjadi nilai jual utama.
Penjualan dijadwalkan mulai awal 2026 dengan estimasi harga varian dasar sekitar US$ 49.000 atau setara Rp 748 juta, siap bersaing dengan Toyota RAV4 Prime dan Hyundai Tucson PHEV.





