JURNALZONE.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru dilantik, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa tugas utamanya adalah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secepat mungkin sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut ia sampaikan dalam keterangan pers pertamanya di hadapan media di Jakarta, Senin (8/9/2025) sore, sesaat setelah serah terima jabatan.
Purbaya menyatakan bahwa ia baru mengetahui penunjukannya pada pukul 12.30 WIB hari ini, namun langsung menerima mandat yang jelas dari Presiden. Ia berjanji akan segera mengoptimalkan seluruh instrumen fiskal yang ada di Kementerian Keuangan untuk mendorong laju perekonomian nasional.
“Pesan Presiden adalah balik arah ekonomi, ciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat secepat mungkin. Itu yang akan kita kerjakan ke depan,” ujar Purbaya.
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah intervensi kebijakan yang pro-pertumbuhan. Purbaya juga menyoroti lambatnya realisasi belanja pemerintah pada kuartal pertama dan kedua yang berdampak negatif pada pertumbuhan, sebuah isu yang akan menjadi perhatiannya.
Menanggapi reaksi negatif pasar saham pasca-pengumuman reshuffle kabinet, Purbaya menyatakan dirinya tidak khawatir. Dengan pengalamannya sebagai “orang pasar” sejak tahun 2004 dan didukung oleh tim yang solid di Kemenkeu, ia optimistis dapat mengelola ekspektasi pasar.
Ia juga menekankan tidak akan merombak total sistem yang sudah ada, melainkan mengoptimalkannya.
“Saya approach-nya adalah sality yang ada saya optimalkan sehingga sistem bisa bekerja dengan optimal. Mesinnya bukan mesin baru, ini mesin lama tapi kita buat lebih bagus lagi,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai pengalamannya di bidang fiskal, Purbaya dengan tegas menepis keraguan tersebut. Ia mengklaim dirinya adalah seorang ahli fiskal, merujuk pada perannya sebagai tim ahli yang membantu Presiden SBY pada tahun 2008 dan Presiden Jokowi selama krisis COVID-19 tahun 2020 dalam memformulasikan kebijakan fiskal.
BACA JUGA: Daftar Menteri Baru Setelah Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
- PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) Kembangkan Proyek Properti Premium Senilai Triliunan Rupiah di Berbagai Wilayah
- MNC Energy Pastikan Operasional Tambang Gunakan Jalan Mandiri, Tak Bersinggungan dengan Jalan Negara
- Rahayu Saraswati Resmi Jadi Investor Strategis, Kuasai 5 Persen Saham Trinland (TRIN)





