JURNALZONE.ID – Arsenal menunjukkan mentalitas juara dengan melibas Aston Villa 4-1 pada laga pembuka tahun 2026. Kemenangan impresif ini mengukuhkan posisi The Gunners di puncak klasemen Liga Premier dengan raihan 45 poin, sekaligus memperlebar jarak menjadi empat angka dari Manchester City yang terpeleset saat ditahan imbang 0-0 oleh Sunderland.
Manajer Mikel Arteta menegaskan bahwa skuadnya memiliki tekad yang tak tergoyahkan untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2004. Namun, euforia ini dibayangi catatan sejarah kelam. Dalam 23 tahun terakhir, Arsenal tercatat lima kali memimpin klasemen di awal tahun—yakni pada 2008, 2014, 2016, 2022, dan 2023—namun selalu gagal mengangkat trofi di akhir musim.
Tekad Patahkan Statistik
Menanggapi rekor buruk tersebut, Arteta justru merasa tertantang untuk mengubah nasib klub. Ia percaya sepenuhnya pada energi dan ambisi besar yang ditunjukkan Martin Odegaard dan kawan-kawan.
“Mari kita hancurkan statistik itu,” tegas Arteta.
Ia menambahkan, “Para pemain Arsenal membuktikannya setiap hari dalam latihan dan di setiap pertandingan. Anda bisa melihat ambisi mereka, energi yang mereka curahkan, dan betapa besar keinginan mereka untuk memenangkan gelar Liga Premier.”
Fokus Laga Berikutnya
Arteta mengingatkan bahwa kompetisi masih menyisakan lima bulan dan tim harus fokus menjalani laga demi laga. Ujian konsistensi Arsenal akan berlanjut saat bertandang ke markas Bournemouth pada pekan ke-20 yang digelar Minggu (4/1/2026) pukul 00.30 WIB.
Sementara itu, pesaing terdekat mereka, Manchester City, dijadwalkan menghadapi laga berat melawan Chelsea sehari setelahnya.
Kemenangan telak atas Aston Villa menjadi modal berharga bagi Arsenal, namun tantangan terbesar Arteta saat ini adalah menjaga konsistensi mental pemain agar tidak mengulangi kegagalan sejarah saat memimpin klasemen.