Jurnalzone.id – Raksasa teknologi Microsoft pada Senin (28/7/2025) meresmikan laboratorium riset pertamanya di Asia Tenggara yang berlokasi di Singapura. Laboratorium yang diberi nama Microsoft Research Asia (MSRA) Singapore ini, didukung oleh Singapore Economic Development Board (EDB), akan berfokus pada pengembangan aplikasi kecerdasan buatan (AI) spesifik industri, riset fundamental, serta pengembangan talenta teknologi lokal.
Momen Bersejarah Kemitraan
Peresmian ini disebut sebagai babak baru dalam kemitraan antara Microsoft dan Singapura. Menteri Tenaga Kerja Singapura, Tan See Leng, yang juga menjabat sebagai menteri penanggung jawab energi, ilmu pengetahuan, dan teknologi, menggambarkan pembukaan lab ini sebagai sebuah “momen bersejarah”.
“Microsoft telah memainkan peran penting dalam berkontribusi pada ekosistem inovasi dan digital Singapura selama 35 tahun terakhir,” kata Tan. Ia menambahkan bahwa peluncuran MSRA Singapore adalah “bukti kemitraan yang kuat dan semakin erat antara Microsoft dan Singapura, serta komitmen Microsoft terhadap kawasan Asia-Pasifik.”
Fokus Riset dan Inovasi Multi-Domain
Sebagai bagian dari jaringan riset global Microsoft, lab di Singapura akan berfokus pada inovasi multi-domain. Prioritas awalnya adalah pengembangan agentic AI dan model fondasi spesifik domain untuk sektor-sektor penting seperti kesehatan, keuangan, dan logistik.
“Singapura memainkan peran penting dalam strategi riset global kami,” kata Peter Lee, Presiden Microsoft Research. “Kepemimpinannya dalam sains, rekayasa, dan tata kelola digital, serta budaya kolaborasi publik-swasta-akademik yang kuat, menjadikannya lingkungan yang ideal untuk memajukan AI yang inklusif dan berdampak.”
Salah satu inisiatif besar pertama lab ini adalah kemitraan dengan SingHealth untuk mengembangkan kapabilitas AI dalam layanan kesehatan presisi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan akurasi diagnostik dan memberikan perawatan pasien yang lebih personal, sejalan dengan prioritas Singapura dalam menghadapi populasi yang menua dengan cepat.
Pengembangan Talenta dan Strategi Nasional
Salah satu mandat utama MSRA Singapore adalah pengembangan talenta, yang secara langsung mendukung tujuan strategi AI nasional Singapura untuk mencetak 15.000 praktisi AI pada tahun 2030. Laboratorium ini akan menciptakan peran bernilai tinggi bagi para peneliti dan ilmuwan terapan.
“Dengan bekerja sama secara erat dengan ekosistem riset dan inovasi Singapura, kami bertujuan untuk mempercepat penemuan ilmiah dan membangun teknologi AI yang mendorong dampak nyata bagi industri, masyarakat, dan individu,” ujar Lidong Zhou, Corporate Vice-President Microsoft dan Managing Director Microsoft Research Asia.
MSRA Singapore telah bekerja sama dengan National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU) melalui Industrial Postgraduate Programme (IPP) yang didukung EDB untuk membimbing kandidat doktor dalam proyek-proyek riset terdepan.

