Meta Akuisisi Startup AI Manus, Perkuat Dominasi di Sektor Kecerdasan Buatan

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

JURNALZONE.ID – Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms resmi mengakuisisi Manus, sebuah startup kecerdasan buatan (AI) yang berbasis di Singapura dan tengah menjadi perbincangan hangat di Silicon Valley. Langkah strategis ini menegaskan komitmen Meta untuk terus memperkuat posisinya dalam pengembangan teknologi AI masa depan.

Akuisisi signifikan ini dilaporkan terjadi pada 29 Desember 2025, menyusul negosiasi yang dimulai setelah Manus berhasil mencapai pendapatan berulang tahunan (ARR) sebesar 100 juta dolar Amerika Serikat. Meta membayar 2 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp31 triliun untuk Manus, angka yang setara dengan target valuasi startup tersebut untuk putaran pendanaan berikutnya.

Debut Viral Manus di Dunia AI

Manus pertama kali menarik perhatian publik pada musim semi ini melalui sebuah video demo yang segera viral di internet. Klip tersebut secara mengesankan menunjukkan kemampuan agen AI mereka dalam melakukan berbagai tugas kompleks.

Agen AI Manus mampu menyaring kandidat pekerjaan, merencanakan liburan secara detail, hingga menganalisis portofolio saham dengan presisi. Startup ini bahkan berani mengklaim bahwa teknologinya mengungguli performa Deep Research milik OpenAI, sebuah pernyataan yang kian meningkatkan reputasi mereka.

Dukungan Investor dan Pertumbuhan Eksponensial

Hanya beberapa minggu setelah peluncuran perdananya, tepatnya pada bulan April, Manus berhasil mengamankan putaran pendanaan Seri A sebesar 75 juta dolar Amerika Serikat. Putaran ini dipimpin oleh firma investasi ternama Benchmark, yang memberikan valuasi pasca-investasi Manus sebesar 500 juta dolar Amerika Serikat.

Sebelumnya, Manus juga telah menerima investasi awal sebesar 10 juta dolar Amerika Serikat dari beberapa investor besar. Di antara investor tersebut terdapat Tencent, ZhenFund, dan HSG (yang sebelumnya dikenal sebagai Sequoia China), menunjukkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap potensi pertumbuhan startup ini.

Menghadapi Kritik dan Meraih Pendapatan Fantastis

Model penetapan harga Manus sempat menjadi sorotan, terutama dengan biaya langganan bulanan sebesar 39 atau 199 dolar Amerika Serikat. Bloomberg mengkritik bahwa harga tersebut terkesan “agresif” mengingat layanan masih dalam tahap pengujian aktif.

Namun, Manus berhasil membuktikan diri dengan pengumuman terkini yang menunjukkan jutaan pengguna telah mendaftar pada platform mereka. Lebih impresif lagi, perusahaan ini sukses melampaui angka 100 juta dolar Amerika Serikat dalam pendapatan berulang tahunan (ARR).

Visi Strategis Meta di Balik Akuisisi

Bagi Mark Zuckerberg, akuisisi Manus adalah langkah strategis penting yang selaras dengan visi Meta yang menaruh masa depan pada AI. Manus menghadirkan sebuah produk AI yang terbukti mampu menghasilkan keuntungan, hal ini menjadi sangat krusial.

Keberadaan Manus yang menguntungkan membantu meredakan kekhawatiran investor terkait pengeluaran infrastruktur AI Meta yang masif, yang telah mencapai sekitar 60 miliar dolar Amerika Serikat. Akuisisi ini menegaskan komitmen Meta untuk investasi AI yang berkelanjutan dan produktif.

Integrasi Manus dalam Ekosistem Meta

Setelah akuisisi, Meta berencana untuk tetap menjalankan operasi Manus secara independen. Meskipun demikian, agen-agen AI canggih dari Manus akan diintegrasikan secara mendalam ke dalam berbagai platform utama Meta.

Integrasi ini akan mencakup Facebook, Instagram, dan WhatsApp, memperkaya fungsionalitas dan pengalaman pengguna. Langkah ini juga akan melengkapi keberadaan chatbot AI milik Meta sendiri, Meta AI, yang sudah tersedia di platform-platform tersebut.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini