JURNALZONE.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan penempatan dana pemerintah di perbankan nasional merupakan strategi jangka panjang yang tidak memiliki batas waktu spesifik. Pernyataan ini disampaikannya untuk menepis anggapan bahwa program tersebut bersifat sementara, saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025). Menurutnya, kebijakan ini akan terus berjalan selama efektif membantu percepatan ekonomi.
Purbaya menganalogikan posisi pemerintah seperti nasabah pada umumnya yang memiliki keleluasaan penuh atas dana yang disimpannya, tanpa terikat oleh periode waktu tertentu.
“Enggak, taruh aja di situ terus. Saya enggak perpanjang. Ini enggak ada term-nya. Seperti saya taruh uang di bank, suka-suka saya, sampai kapan,” pungkasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kebijakan tersebut tidak memerlukan mekanisme perpanjangan secara berkala.
Kebijakan tanpa batas waktu ini dirancang untuk memberikan kepastian likuiditas jangka panjang bagi sektor perbankan.
Dengan adanya jaminan tersebut, bank diharapkan dapat lebih leluasa merancang program penyaluran kredit yang lebih ekspansif untuk mendukung pertumbuhan sektor riil serta program-program unggulan pemerintah secara berkelanjutan.
Baca berita lain tentang Berita Purbaya Yudhi Sadewa
- PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) Kembangkan Proyek Properti Premium Senilai Triliunan Rupiah di Berbagai Wilayah
- MNC Energy Pastikan Operasional Tambang Gunakan Jalan Mandiri, Tak Bersinggungan dengan Jalan Negara
- Rahayu Saraswati Resmi Jadi Investor Strategis, Kuasai 5 Persen Saham Trinland (TRIN)





