JURNALZONE.ID – Timothy Ronald, seorang tokoh investor muda berusia 24 tahun, menjadi sorotan sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia keuangan digital Indonesia. Ia berhasil membangun kekayaan bersih yang ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun melalui kerajaan investasi dan media yang didirikannya, termasuk Akademi Crypto (AC) dan Ronald Capital.
Misi Edukasi Keuangan Digital
Timothy dikenal luas sebagai Pendiri Akademi Crypto (AC). Platform ini disebut telah mengubah cara masyarakat Indonesia dalam mempelajari investasi, Bitcoin, dan pasar keuangan. Dimulai dari komunitas digital, AC kini berkembang pesat dengan mencatatkan lebih dari 500.000 anggota gratis dan ribuan pelanggan aktif.
Dalam keterangannya, Selasa, Timothy menyebut misinya sederhana namun revolusioner.
“Membebaskan generasi muda dari perbudakan finansial,” ujarnya.
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan edukasi agar generasi muda dapat mandiri secara finansial.
Gurita Bisnis dan Investasi
Selain di bidang edukasi, Timothy juga merupakan Pendiri dan Chief Investment Officer (CIO) di Ronald Capital. Ronald Capital adalah sebuah fund investasi pribadi yang dilaporkan memiliki dana kelolaan (AUM) lebih dari Rp1 triliun.
Fokus investasi Ronald Capital adalah membangun kekayaan jangka panjang melalui kepemilikan Bitcoin dan saham di Indonesia, seperti Bank Central Asia (BBCA). Filosofi investasinya terinspirasi dari Berkshire Hathaway dan NBIM (Norges Bank Investment Management), yang disesuaikan untuk era digital.
Pengaruh di Media Sosial
Pengaruh Timothy juga terbangun melalui kanal YouTube miliknya yang memiliki lebih dari 3 juta subscriber. Melalui platform tersebut, ia menggabungkan edukasi keuangan, motivasi hidup, dan cerita inspiratif.
Dalam biodatanya, Timothy Ronald (24 tahun) juga tercatat sebagai Co-Founder & Investor FLOQ Exchange serta Commissioner & Investor di Holywings Group. Ia menganut filosofi value investing dalam mengelola asetnya.