JURNALZONE.ID – Pasar ponsel pintar kelas atas kembali memanas dengan peluncuran Xiaomi 17 Pro Max di China pekan lalu. Perangkat ini diposisikan sebagai penantang langsung seri iPhone 17 dari Apple yang baru dirilis, dengan mengandalkan sejumlah inovasi seperti layar sekunder pada modul kamera belakang dan keunggulan signifikan pada sektor baterai.
Inovasi Layar Sekunder untuk Fotografi
Salah satu perbedaan paling menonjol antara Xiaomi 17 Pro Max dan para pesaingnya adalah kehadiran layar sekunder berukuran kecil yang terletak di sebelah modul kamera utama. Menurut laporan, fitur terobosan ini memungkinkan pengguna untuk melihat pratinjau bidikan secara langsung saat mengambil swafoto (selfie) menggunakan kamera belakang.
Inovasi tersebut memberikan opsi bagi pengguna untuk memanfaatkan kualitas superior dari sistem kamera utama untuk kebutuhan swafoto, sebuah pendekatan yang berbeda dari penggunaan kamera depan pada umumnya.
Perbandingan Baterai dan Pengisian Daya
Perbedaan signifikan juga terlihat pada sektor daya. Xiaomi 17 Pro Max dibekali baterai berkapasitas 7500mAh, jauh melampaui baterai iPhone 17 Pro Max yang dilaporkan sebesar 4832mAh.
Selain kapasitas, Xiaomi juga menawarkan teknologi pengisian daya yang lebih cepat. Perangkat ini mendukung pengisian daya 100W, lebih dari dua kali lipat kemampuan pengisian daya 45W yang ditawarkan oleh Apple pada model iPhone terbarunya.
Strategi Harga dan Ketersediaan Global
Meskipun banyak fitur lainnya yang sebanding, strategi harga menjadi pembeda utama. Xiaomi 17 Pro Max diposisikan dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan iPhone 17 Pro Max di pasar China.
Saat ini, ketersediaan Xiaomi 17 Pro Max masih terbatas untuk pasar domestik China. Namun, menurut rumor yang beredar, peluncuran versi global, yang kemungkinan juga akan mencakup pasar Indonesia, diperkirakan akan berlangsung pada awal tahun 2026. Harga untuk pasar internasional tentu akan diumumkan saat peluncuran resmi tersebut.




