Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terperosok pada perdagangan sesi kedua, Senin, 2 Februari 2026. Berdasarkan data RTI pukul 14.27 WIB, indeks anjlok 5,54% atau terpangkas 461,78 poin ke level 7.867,83.
Pelemahan ini terpantau konsisten sejak pembukaan pagi tadi. IHSG dibuka turun 0,28% ke level 8.306,16, namun langsung ambruk 3,44% atau kehilangan 287 poin ke posisi 8.043,11 hanya dalam 12 menit pertama perdagangan.
Statistik Penurunan dan Volume Perdagangan
Kondisi pasar kian memburuk saat memasuki pukul 10.50 WIB, di mana IHSG sudah turun 5,07% ke level 7.904,52. Hingga periode tersebut, sebanyak 731 saham tercatat melemah, 159 saham tidak bergerak, dan hanya 68 saham yang mengalami kenaikan.
Aktivitas transaksi di bursa sangat padat dengan volume perdagangan mencapai 30,13 miliar lembar saham. Total frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,72 juta kali dengan akumulasi nilai transaksi sejumlah Rp16,29 triliun.
Faktor Pemicu Utama dan Rentang Harga
Pelemahan tajam ini didorong oleh koreksi signifikan harga acuan emas global pada akhir pekan lalu. Faktor eksternal tersebut memicu aksi jual pada emiten tambang dan perdagangan emas di dalam negeri secara berjamaah.
Selain itu, analis menilai pasar sedang bersikap wait and see terhadap sentimen MSCI terkait transparansi data free float. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang tertinggi (high) 8.313,06 dan sempat menyentuh level terendah (low) di 7.820,22.