JURNALZONE.ID – CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan rencana investasi masif senilai US$600 miliar di Amerika Serikat hingga tahun 2028. Namun, pengumuman yang disampaikan dalam jamuan makan malam bersama Presiden Donald Trump di Gedung Putih pekan lalu itu diwarnai oleh insiden mikrofon bocor (hot mic), di mana Zuckerberg terekam mengakui ketidakyakinannya mengenai angka pasti dari investasi tersebut.
Insiden ini terjadi sesaat setelah Zuckerberg secara resmi menyampaikan komitmen jangka panjang Meta di AS. Dalam pengumuman awalnya pun, ia terdengar sedikit ragu mengenai besaran dana yang akan digelontorkan.
“Saya rasa mungkin akan menjadi sekitar… entahlah, setidaknya 600 miliar dolar hingga tahun 2028,” kata Zuckerberg saat menjelaskan skala rencana investasi Meta.
Namun, momen yang paling menarik perhatian adalah percakapannya dengan Presiden Trump yang tidak sengaja terekam. Dalam rekaman tersebut, Zuckerberg terdengar berbicara kepada Trump seolah belum ada kepastian angka sebelumnya.
“Maaf, saya tidak siap,” kata Zuckerberg kepada Trump, yang kemudian menambahkan, “Saya tidak yakin angka mana yang Anda ingin kita pakai.“
Dari pernyataan itu, dijelaskan bahwa momen tersebut mengindikasikan bahwa Zuckerberg mungkin tidak sepenuhnya siap dengan pengumuman tersebut, dan angka investasi yang fantastis itu tampaknya dikoordinasikan atau bahkan ditentukan berdasarkan keinginan dari pihak Presiden Trump.
Meskipun terkesan ringan, insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai spontanitas dan dasar dari pengumuman investasi raksasa tersebut.





